Pengamat Sebut Airlangga Masih Kandidat Terkuat Ketum Golkar, Apa Alasannya?

Oleh: Panji Septo R
Rabu, 27 Maret 2024 | 23:00 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (Indonesiaglobe/Panji Septo)
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. (Indonesiaglobe/Panji Septo)

Indonesiaglobe.id - Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menilai Airlangga Hartarto tetap menjadi kandidat terkuat ketua umum Partai Golkar.

Hal itu diucapkan untuk menyoroti pemilihan ketua umum Partai Golkar dalam Musyawarah Nasional (Munas) yang sesuai jadwal akan digelar pada Desember 2024.

"Airlangga terlalu kuat. Belum ada yang bisa menyaingi Airlangga. Ketum Golkar itu setidaknya kan menteri," ujar Jerry dalam diskusi virtual, Rabu (27/3/2024).

Sepanjang sejarah reformasi, Jerry mengatakan tidak ada ketua umum Partai Golkar yang bisa bertahan dua periode. Namun, dia menduga Airlangga bisa melakukan hal tersebut.

"Menariknya, sejak reformasi, tidak ada dua periode Ketum Golkar. Barangkali telur ini akan dipecahkan oleh Airlangga," tuturnya.

Menurut Jerry, hal itu bisa terjadi karena Airlangga didukung 30 DPD Golkar seluruh Indonesia imbas prestasinya pada Pemilu 2024.

"Di Sumatera Selatan, dia merebut dua kursi, di Aceh menghantam PKS, dan dia bisa merebut 15-16 provinsi di seluruh Indonesia yang semula hanya bisa dilakukan PDIP," katanya.

Jerry memastikan hanya satu orang yang bisa mengalahkan Airlangga, yakni Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menurut dia, Jokowi berpotensi menjadi ketua umum Partai Golkar.

"Kecuali Jokowi masuk Golkar jika AD/ART bisa diubah sedemikian rupa dan disetujui internal, memang lawan terkuat Airlangga hanya Jokowi," tandasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: