Preman yang Ribut dengan Pedagang Sayur di Pasar Baru Bekasi Ternyata Positif Narkoba

BeritaNasional.com - Polisi telah menciduk dua preman yang diduga kerap meminta uang kepada para pedagang Pasar Baru, Kota Bekasi, Jawa Barat. Keduanya berinisial TAP dan DI yang merupakan anggota paguyuban di wilayah tersebut.
“Dugaan kekerasan terhadap barang dan atau pemerasan dan atau perbuatan dengan ancaman kekerasan,” kata Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Binsar Hatorangan Sianturi kepada wartawan pada Sabtu (5/4/2025).
Para pelaku selalu meminta uang jatah preman (jatrem) kepada para pedagang. Dengan nominal Rp 2 ribu-Rp 5 ribu ke setiap pedagang dan sudah berjalan selama tiga tahun.
“Adapun setiap hari, pelaku (mengumpulkan) Rp 120.000 sampai dengan Rp 150.000. Uang tersebut digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari pelaku,” bebernya.
Selain itu, dari hasil pendalaman yang dilakukan petugas, uang hasil jatrem para pelaku kepada pedagang di pasar dipakai untuk membeli narkotika jenis sabu. Hal tersebut terbukti dari hasil tes urine pelaku.
“Telah dilakukan pengecekan urine pelaku TAP dan DI dengan hasil pelaku positif sabu,” ujarnya.
Atas hal tersebut, kini proses penyidikan masih berlangsung. Ditangani Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota untuk mencari para pedagang pasar yang menjadi korban dari aksi pemerasan kedua preman tersebut.
Diketahui kejadian keributan antara preman dengan pedagang di pasar tersebut. Terjadi saat istri dari pelaku tidak terima dikatain saat hendak menagih uang jatrem ke sejumlah pedagang pasar.
“Karena anak korban tidak mengakui bahwa telah mengatai anjing terhadap istri TAP membuat kedua pelaku marah dan selanjutnya kedua pelaku teja menendang barang dagangan,” terangnya.
Sebelumnya, viral di media sosial merekam keributan antara pedagang sayur dengan dua orang diduga preman di area Pasar Baru, Kota Bekasi, Jawa Barat. Polisi sudah menciduk preman yang diduga menjadi dalang keributan.
Kejadian ini viral di media sosial, salah satunya, yang diunggah akun Instagram @infobekasi. Tampak cekcok mulut terjadi hingga seorang pria mengacak-acak dagangan sayur dengan cara menendang.
"Pedagang dengan dua orang diduga preman terlibat di depan Pasar Baru Bekasi. Tampak satu orang menendang dagangan yang digelar," tulis akun tersebut dilihat pada Jumat (4/4/2025).
Masih dalam video tersebut, disebutkan bahwa pedagang sayur sampai meminta maaf dan berjanji tidak akan berjualan lagi. Keributan juga disebut akibat persoalan pungutan di lokasi.
"Kabarnya keributan ini terkait dengan pungutan," tulis akun itu lagi.
9 bulan yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
GAYA HIDUP | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu