Prabowo Perintahkan Semua Kementerian Terima Kritik Masyarakat

Oleh: Lydia Fransisca
Minggu, 31 Agustus 2025 | 18:30 WIB
Presiden Prabowo Subianto (Foto/Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto (Foto/Sekretariat Presiden)

BeritaNasional.com - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, koreksi, maupun kritik terhadap jalannya pemerintahan. 

Ia meminta seluruh kementerian dan lembaga (K/L) menerima utusan dari kelompok-kelompok masyarakat yang ingin menyampaikan masukan tersebut.

“Kepada pemerintah, saya juga perintahkan kepada semua K/L untuk menerima utusan-utusan kelompok-kelompok yang ingin menyampaikan koreksi, menyampaikan kritik, menyampaikan perbaikan terhadap jalannya negara dan pemerintahan,” kata Prabowo dalam keterangannya di Istana Kepresidenan Jakarta, Minggu (31/8/2025).

Prabowo menegaskan bahwa kritik merupakan bagian penting dalam menjaga arah pemerintahan agar tetap berpihak pada kepentingan rakyat. 

Karena itu, ia meminta agar setiap masukan dari masyarakat diperlakukan dengan serius dan penuh tanggung jawab.

Selain itu, Prabowo mengimbau masyarakat tetap tenang dan percaya kepada pemerintah. 

Ia menekankan bahwa pemerintah yang ia pimpin bersama seluruh partai politik, baik yang berada di dalam maupun di luar pemerintahan, memiliki tekad yang sama untuk memperjuangkan kepentingan bangsa.

“Saudara-saudara sekalian, saya minta sungguh-sungguh seluruh warga negara untuk percaya kepada pemerintah, untuk tenang," ujar Prabowo.

"Pemerintah yang saya pimpin dengan semua partai politik termasuk partai yang di luar pemerintahan, kami bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan rakyat dan bangsa,” tambahnua.

Prabowo juga mengingatkan pentingnya menjaga suasana persatuan di tengah dinamika politik nasional. 

Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen bangsa dalam memberikan masukan akan memperkuat kualitas demokrasi Indonesia.

"Mari kita jaga persatuan nasional. Indonesia diambang kebangkitan. Jangan sampai kita terus diadu domba," tandasnya.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: