22 Oktober Memperingati Hari Apa Saja? Simak Daftar Lengkapnya

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 21 Oktober 2025 | 16:01 WIB
Makna Warna dan Simbol dalam Logo Hari Santri 2025. (Foto/Kemenag RI)
Makna Warna dan Simbol dalam Logo Hari Santri 2025. (Foto/Kemenag RI)

BeritaNasional.com - Tanggal 22 Oktober memperingati hari apa ? menarik untuk diketahui Bersama bahwa ada beberapa peringatan yang di akui secara nasional mapun  internasional. 

Yuk, Simak Selengkapnya daftar peringatan hari penting yang dihimpun oleh Beritanasional.com

1. Hari Santri Nasional di Indonesia

Setiap tanggal 22 Oktober, Indonesia memperingati Hari Santri Nasional sebagai bentuk penghormatan terhadap perjuangan dan pengabdian para santri serta ulama dalam mempertahankan kemerdekaan dan membangun bangsa. Peringatan ini ditetapkan melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 22 Tahun 2015 dan mulai dirayakan sejak tahun yang sama. Meskipun bukan hari libur nasional, Hari Santri memiliki makna yang kuat dalam menumbuhkan semangat kebangsaan dan keagamaan di kalangan masyarakat.

Penetapan tanggal 22 Oktober merujuk pada peristiwa bersejarah tahun 1945, saat para ulama dan santri dari berbagai daerah menyerukan Resolusi Jihad untuk membela Tanah Air dari ancaman penjajah. Momen tersebut menjadi simbol keberanian dan keteguhan para santri dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Seiring waktu, peran santri pun terus berkembang, tidak hanya dalam bidang keagamaan, tetapi juga di berbagai sektor kehidupan sosial, pendidikan, dan ekonomi.

Pada tahun 2024, Kementerian Agama Republik Indonesia mengusung tema “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan.” Tema ini mencerminkan semangat untuk meneruskan perjuangan para pendahulu sekaligus menatap masa depan dengan optimisme. Melalui peringatan ini, masyarakat diajak meneladani nilai-nilai keikhlasan, kemandirian, dan semangat juang para santri sebagai teladan dalam membangun bangsa yang berkarakter, berdaya saing, dan berkeadaban.

2. Hari Kesadaran Gagap Internasional

Setiap tanggal 22 Oktober, dunia memperingati Hari Kesadaran Gagap Internasional (International Stuttering Awareness Day). Peringatan ini pertama kali ditetapkan pada tahun 1998 dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran global terhadap jutaan orang di seluruh dunia, sekitar satu persen dari populasi, yang hidup dengan gangguan komunikasi berupa gagap. Hari ini menjadi momentum penting untuk memahami bahwa gagap bukanlah kelemahan, melainkan kondisi yang dapat diatasi dengan dukungan, kesadaran, dan empati dari lingkungan sekitar.

Gagap sendiri merupakan gangguan komunikasi yang ditandai dengan pengulangan, pemanjangan, atau penghentian suara dan suku kata yang tidak normal sehingga memengaruhi kelancaran berbicara. Kondisi ini dapat memengaruhi kepercayaan diri seseorang, terutama dalam situasi sosial atau profesional. Namun, banyak individu yang hidup dengan gagap tetap mampu menunjukkan prestasi luar biasa di berbagai bidang, membuktikan bahwa keterbatasan bicara tidak menghalangi potensi dan kontribusi mereka bagi masyarakat.

Melalui peringatan Hari Kesadaran Gagap Internasional, masyarakat diingatkan untuk lebih memahami, menghormati, dan mendukung individu yang mengalami gagap. Berbagai organisasi, lembaga pendidikan, dan komunitas terapi wicara di seluruh dunia biasanya mengadakan seminar, diskusi, hingga kampanye edukatif untuk menghilangkan stigma dan meningkatkan penerimaan publik. Peringatan ini sekaligus menjadi ajakan agar dunia lebih inklusif terhadap keberagaman cara setiap orang dalam berkomunikasi.

(Rep/Sisilia)sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: