Sidney Sweeney Tertarik Perankan James Bond, David Craig Beri Saran Menarik
BeritaNasional.com - Aktris asal Amerika Serikat (AS) Sidney Sweeney mengaku tertarik untuk memerankan James Bond ketimbang Bond girl atau pemeran utama wanita dalam film waralaba James Bond. Hal ini disampaikan Sweeney kepada Variety, yang dilansir dari People, Jumat (31/10/2025).
"Sejujurnya, saya tidak tahu semua rumor Bond, tetapi saya selalu menjadi penggemar berat (film) waralaba ini, dan saya bersemangat serta penasaran untuk melihat apa yang akan mereka lakukan dengannya," kata Sweeney kepada Variety.
Ketika ditanya apakah ia tertarik memerankan Bond girl, Sweeney mengatakan itu tergantung pada bagaimana naskahnya. Yang pasti, ia lebih tertarik memerankan James Bond.
"Tergantung naskahnya. Saya rasa saya akan lebih menikmati peran sebagai James Bond," tambahnya.
Nama Sidney Sweeney hanyalah nama terbaru yang muncul untuk fase selanjutnya dari waralaba James Bond ini. Sejak David Craig menyelesaikan film 007 kelima sekaligus film Bond terakhirnya "No Time to Die" pada tahun 2021, lebih dari selusin nama aktor telah muncul sebagai calon wajah baru untuk mata-mata terkenal tersebut.
Aktor seperti Theo James, Aaron Taylor-Johnson, Henry Cavill, Dev Patel, Richard Madden, dan Idris Elba telah muncul sebagai kandidat dalam beberapa tahun terakhir.
"Sangat tersanjung bisa terlibat dalam percakapan itu. Tapi itu semua hanya omong kosong dan saya yakin minggu depan akan ada orang lain," kata Madden pada tahun 2019. Senada dengan itu, pada Maret 2025, Joe Alwyn berkata, "Siapa yang tidak akan ikut serta?".
Dari pernyataan Sweeney, muncul pembahasan baru tentang haruskah 007 berikutnya seorang perempuan? Sejumlah aktor dari film James Bond sebelumnya pun memberikan pendapat yang berbeda.
Dua mantan Bond girl, Gemma Arterton dan Eva Green, mengatakan bahwa berdasarkan sifat dan identitas ikonis sang mata-mata, seorang perempuan yang memerankan 007 tidak akan masuk akal bagi mereka.
"Saya mendukung perempuan, tetapi saya sungguh berpikir James Bond harus tetap menjadi pria," kata Green kepada Vanity Fair yang dilansir People.
"Tidak masuk akal baginya untuk menjadi perempuan," imbuhnya.
Sementara Craig mengusulkan agar diciptakan peran untuk perempuan yang sama hebatnya dengan James Bond, dan ada aktor kulit berwarna yang menghormati kisah mereka.
"Jawabannya sangat sederhana. Seharusnya ada peran yang lebih baik untuk perempuan dan aktor kulit berwarna," katanya.
"Mengapa seorang perempuan harus memerankan James Bond padahal seharusnya ada peran yang sama bagusnya dengan James Bond, tetapi untuk seorang perempuan?" tambah Craig. 
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 21 jam yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu







