Universitas Siliwangi Minta Maaf atas Ambruknya Atap Gedung yang Lukai 18 Mahasiswa

Oleh: Bachtiarudin Alam
Senin, 17 November 2025 | 11:40 WIB
Atap Gedung Unsil roboh. (Foto/Istimewa)
Atap Gedung Unsil roboh. (Foto/Istimewa)

BeritaNasional.com -  Universitas Siliwangi (Unsil) turut meminta maaf atas insiden ambruknya atap bangunan gedung Dekanat FKIP yang telah melukai 18 mahasiswa sedang berkegiatan latihan drama atau teater di area tersebut pada Minggu (16/11/2025).

“Rektor beserta Keluarga Besar Universitas Siliwangi menyampaikan rasa prihatin yang mendalam dan menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya kepada para mahasiswa beserta keluarga atas kejadian ini,” kata Rektor Unsil Nundang Busaeri dalam keterangannya pada Senin (17/11/2025).

Dari data yang dilaporkan pihak Unsil terhadap hasil evakuasi terdapat 18 orang yang terdampak dengan kondisi sebagai berikut:

- Seorang mahasiswa yang mengalami luka berat segera dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis intensif di RSUD Kota Tasikmalaya.

- Enam mahasiswa yang mengalami luka-luka langsung dilarikan ke RS TMC untuk memperoleh pemeriksaan dan perawatan medis lanjutan. Saat ini sudah dalam kondisi baik dan dibolehkan pulang ke rumah masing-masing.

- Sebelas mahasiswa lain yang mengalami trauma dan luka ringan ditangani oleh tenaga kesehatan di Klinik Universitas Siliwangi. Saat ini sudah di rumah masing-masing, dalam kondisi baik

“Untuk itu kami berkomitmen penuh dalam memastikan keselamatan dan perlindungannya. Kami pastikan bahwa seluruhnya telah mendapatkan layanan medis sesuai standar penanganan kegawatdaruratan,” jelasnya.

“Selain itu proses penanganan medis dan pembiayaan atas perawatan, sepenuhnya menjadi tanggung jawab Lembaga Universitas Siliwangi, sebagai bentuk komitmen institusi dalam menjamin keselamatan dan kesejahteraan mahasiswa,” sambung Nundang.

Sementara itu, untuk mencegah terjadinya insiden serupa, pihak Unsil telah menugaskan tim teknis dan unit terkait untuk melakukan evaluasi struktural, pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh fasilitas outdoor. 

“Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar dalam mengambil langkah perbaikan, revitalisasi fasilitas, serta penyusunan kebijakan mitigasi risiko yang lebih komprehensif,” jelasnya.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: