Pelat Palsu Korps Diplomatik Jadi Sasaran Operasi Zebra Jaya 2025
BeritaNasional.com - Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin menjelaskan alasan pelat palsu Korps Diplomatik yang turut menjadi target sasaran pelanggaran pengawasan selama Operasi Zebra Jaya 2025 digelar.
Hal ini turut menjadi 11 pelanggaran yang bakal ditindak tegas petugas selama operasi berlangsung selama 30 November 2025. Karena marak pelat palsu Korps Diplomatik di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
"Ya ini juga banyak ditemukan kendaraan-kendaraan yang menyamarkan ataupun memalsukan penggunaan pelat Korps Diplomatik untuk kendaraan-kendaraan umum ya,” kata Komarudin usai apel pada Senin (17/11/2025).
Selain itu, Komarudin juga mengatakan bahwa pihaknya akan mengawasi terkait pemakaian pelat dinas baik Polri maupun TNI yang juga marak dipalsukan oleh para oknum tidak bertanggung jawab.
“Ini juga akan kita sasar, termasuk juga kendaraan ataupun penggunaan pelat TNI - Polri yang tidak sesuai dengan ketentuan," tuturnya.
Lebih lanjut, Komarudin menyebut nantinya pengawasan akan memakai pola operasi hunting system atau patroli. Hal ini guna memaksimalkan pengawasan terhadap 11 pelanggaran yang menjadi titik fokus operasi.
"11 target operasi dalam operasi ini di antaranya penggunaan helm, kemudian pengendara kendaraan roda dua yang di bawah umur, kemudian kecepatan, kemudian juga TNKB, kemudian mengendarai kendaraan di bawah pengaruh alkohol, kemudian balapan liar, kemudian juga tadi penggunaan TNKB pelat-pelat diplomatik," imbuhnya.
Berikut daftar pelanggaran operasi zebra 2025 di Jakarta:
1. Menggunakan ponsel saat berkendara
2. Tidak memakai helm berstandar SNI
3. Tidak menggunakan sabuk pengaman
4. Melawan arus
5. Pengendara di bawah umur
6. Berkendara di bawah pengaruh alkohol
7. Tidak menggunakan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB)
8. Penggunaan TNKB rahasia atau kedutaan
9. Menerobos lampu merah
10. Berkendara dengan kecepatan di atas batas wajar atau melakukan balap liar
11. Menggunakan knalpot brong
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu







