Keluarga Korban Kacab BRI Desak Pelaku Penculikan Dituntut Pasal Pembunuhan Berencana
BeritaNasional.com - Keluarga korban Kepala Cabang (Kacab) BRI Cempaka Putih, Mohamad Ilham Pradipta (37) menyatakan seharusnya para tersangka penculikan bisa dijerat dengan hukuman pembunuhan berencana, karena ada unsur niat untuk menghilangkan nyawa.
Hal itu disampaikan Kakak korban Ilham, Taufan Maulana yang telah melihat langsung proses rekonstruksi dilakukan Ditreskrimum Polda Metro Jaya dengan total 57 adegan menghadirkan 17 tersangka pembunuhan.
"Tidak ada upaya penyelamatan. Kalau tadi melihat rekonstruksi sejak awal sulit rasanya untuk mengatakan tidak adanya unsur mens rea,” kata Taufan kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (17/11/2025).
Maka dari itu, Taufan merasa seharusnya para tersangka bisa dijerat dengan pasal lebih berat. Karena dinilai sengaja menghilangkan nyawa Ilham selama proses mulai dari perencanaan, penculikan, hingga dibuang di Bekasi.
“Artinya perlu adanya sanksi hukuman berat kepada para pelaku yang telah menghilangkan nyawa korban, adik kami," ucap Taufan.
Bahkan, Taufan meyakini apabila orang lain dilakukan penculikan seperti dialami Ilham pastinya akan meninggal dunia. Karena tergolong, penculikan sadis, berkali-kali dianiaya hingga dibuang.
"Ini hanya soal cara bagaimana menghilangkan nyawa adik saya. Jadi ini sudah terencana dan sudah disiapkan oleh para pelaku. Dan saya sangat yakin bahwa tidak mungkin para pelaku menghindari pasal-pasal yang berat, sehingga meringankan hukuman, ini kami tidak mau," ujar Taufan.
Di sisi lain, pengacara keluarga, Ardian Pratomo menilai dari rekonstruksi terlihat sejumlah barang sudah disiapkan untuk korban. Hal ini semakin memperkuat adanya perencanaan sejak awal untuk menghabisi nyawa MIP.
"Tidak mungkin seseorang yang tidak ingin merencanakan pembunuhan menyiapkan segala macam, di antaranya lakban, handuk. Terus kemudian, tidak mungkin seseorang yang tidak akan melakukan pembunuhan itu berusaha untuk menutup agar korban tidak bereaksi dengan cara apapun itu," kata Adit.
Sekedar informasi jika Ilham Pradipta telah tewas usai Aksi penculikan di parkiran Lotte Grosir Pasar Rebo. Kejadian itu menjadi viral setelah aksi penculikan terekam kamera CCTV pada 20 Agustus 2025.
Sampai esok harinya jasad Ilham ditemukan tewas di di Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Dengan kondisi tragis tangan dan kaki terikat, mata dilakban.
Adapun motif penculikan para pelaku ingin mengambil uang dalam rekening dormant yang diperkirakan uang dalam rekening tersebut mencapai puluhan miliar. Akibat informasi tersebutlah, Ilham Pradipta selaku Kacab BRI Cempaka Putih turut menjadi target sasaran pelaku.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







