3 Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Masih Dirawat, Salah Satunya Terduga Pelaku
BeritaNasional.com - Polda Metro Jaya kembali melaporkan perkembangan dari proses penyembuhan korban ledakan SMAN 72 Jakarta Utara (Jakut). Tercatat, saat ini hanya tersisa tiga pasien rawat inap di rumah sakit.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan ketiga pasien tersebar di beberapa rumah sakit yang salah satunya adalah F anak berkonflik dengan hukum (ABH).
"Tinggal 3 orang pasien terdiri satu orang di RS Yasri, satu orang di RSCM dan satu orang di RS Polri," kata Budi kepada wartawan pada Kamis (20/11/2025).
Sementara untuk proses penyidikan, lanjut Budi, penyidik masih terus mendalami terkait dengan motif dari kasus ini. Dengan memeriksa sejumlah saksi dari keluarga ABH, maupun pihak lain.
"Kemarin masih dalam proses meminta keterangan saksi, keluarga ABH, puslabfor dan dokter psikologis," ujar dia.
Sebagaimana diketahui, peristiwa ledakan terjadi pada Jumat (7/11/2025) saat khotbah salat Jumat. Total ada 96 orang menjadi korban ledakan, termasuk pelaku siswa inisial F yang telah ditetapkan sebagai anak berkonflik dengan hukum (ABH).
Para korban turut terdampak akibat ledakan di dua TKP, pertama di dalam Masjid memakai dua peledak mekanisme remote jarak jauh. Kemudian, dua ledakan dan dua bom tidak meledak di bank sampah, sementara sisa bom tidak meledak ditemukan di taman baca yang memakai mekanisme sumbu.
Sedangkan dari latar belakang F selaku anak berkonflik dengan hukum, didapat jika yang bersangkutan dikenal sebagai pribadi tertutup jarang bergaul. Sampai akhirnya, dorongan melakukan tindakan ekstrim, karena pengaruh dari media sosial.
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







