Kenali Ciri Rekening Dibobol, Ini Tanda dan Modus yang Banyak Digunakan
BeritaNasional.com - Pembobolan rekening pasti pernah kita dengar. Seseorang yang menyimpan uangnya di bank dan secara mendadak jumlah uang itu berkurang tanpa diketahui pemilik uang atau rekening. Sayangnya, kasus kejahatan seperti ini justru semakin marak dilakukan di era digital seperti sekarang ini.
Modus operasi yang dilakukan sangat beragam dan sulit diprediksi, salah satunya phishing. Namun sayangnya, tidak banyak yang mengetahui ciri-ciri rekening dibobol.
Melansir laman Pegadaian berikut ciri rekening dibobol. Catat!
Mengapa Rekening Bisa Dibobol?
Rekening bisa dibobol karena berbagai faktor, seperti insider fraud dan modus operasi kejahatan siber yang membuat korban lalai dalam menjaga informasi pribadi.
Umumnya, metode yang digunakan oleh pelaku kejahatan untuk memanipulasi korban cukup beragam, di antaranya:
SIM Swap: Pelaku akan menukarkan kartu SIM di gerai seluler resmi untuk mengambil alih nomor ponsel korban setelah sebelumnya mencuri data pribadi. Penguasaan terhadap nomor ini dimanfaatkan untuk mengakses rekening melalui kode OTP dan pesan verifikasi bank.
Skimming ATM: Pelaku kejahatan memasang suatu alat di ATM atau mesin EDC dengan tujuan menyalin data kartu serta PIN korban ketika bertransaksi. Kemudian, membuat kartu duplikat untuk menguras isi rekening.
Phishing: Modus penipuan lewat SMS, email, atau website palsu yang meniru bank untuk mencuri data masuk maupun kode OTP.
Malware: Mengunduh file atau aplikasi palsu berbahaya yang bisa mencuri data pribadi maupun mencatat setiap aktivitas ketika menggunakan ponsel.
Vishing dan Smishing: Operasi penipuan melalui pesan teks serta panggilan telepon yang mengaku dari bank untuk meminta kode OTP atau data pribadi.
Call Forwarding: Pelaku akan mengalihkan komunikasi telepon dari satu nomor ke nomor ponsel yang lain atau tindakan pembajakan nomor ponsel.
Ciri-Ciri Rekening Dibobol
Saat ini, metode pembobolan rekening yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab semakin canggih dan agresif. Bahkan, mereka bisa menjalankan aksinya dengan mulus.
Oleh karena itu, tidak heran jika korban terkadang tidak sadar bahwa rekeningnya telah diretas. Sebagai bentuk kewaspadaan, ada sejumlah tanda-tanda rekening dibobol yang perlu dikenali, di antaranya:
1. Riwayat Transaksi Tidak Dikenal
Ketika rekening dibobol, biasanya terdapat riwayat transaksi tidak dikenal yang bahkan tidak kamu lakukan, seperti transfer, tarik tunai, atau pembelian online.
Hal ini terkadang tidak disadari oleh korban karena pelaku kejahatan memulai transaksi dari nominal yang kecil sehingga tidak terlalu mencolok.
Jika diabaikan, transaksi tersebut akan terus berlanjut hingga jumlahnya semakin besar. Oleh karena itu, penting untuk mengamati setiap aktivitas yang mencurigakan di mutasi rekening.
2. Adanya Pemberitahuan Perubahan Informasi
Salah satu ciri-ciri rekening dibobol adalah adanya pemberitahuan perubahan informasi yang diterima oleh korban melalui telepon, SMS, atau email. Misalnya, terkait password m-banking.
Apabila kamu menerima notifikasi yang menyatakan detail perubahan rekening, kemungkinan besar akun telah diutak-atik atau diretas.
3. Aktivitas yang Tidak Sah
Selanjutnya, perhatikan apakah ada aktivitas login yang tidak sah. Sebab, saat rekening dibobol, akan ada yang berusaha masuk ke akun rekening milikmu.
Jika hal semacam ini terjadi, sebaiknya berhati-hati dan waspada. Jangan pernah menyetujui proses masuk yang mencurigakan tersebut.
4. Saldo Tiba-Tiba Berkurang Drastis
Pernahkah kamu mengecek saldo dan menemukan bahwa nominalnya tiba-tiba berkurang drastis? Hal ini patut dicurigai karena bisa mengindikasikan hal yang serius.
Penyusutan saldo dalam jumlah besar kerap terjadi ketika pelaku berhasil memperoleh akses masuk ke rekening lewat data yang bocor, seperti PIN, nomor rekening, dan lainnya.
5. Menerima Kode OTP yang Tidak Diminta
Biasanya, lembaga keuangan mempunyai lapisan sistem keamanan yang dikirim untuk memastikan kebenaran transaksi pemilik rekening, seperti kode OTP (One Time Password).
Maka dari itu, jika menerima kode OTP yang tidak diminta atau padahal tidak sedang bertransaksi, sebaiknya berhati-hatilah. Kemungkinan ada pihak lain yang mencoba login ke rekeningmu.
Jadi, jangan pernah sekali-kali membagikan kode OTP tersebut ke siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas bank.
6. Tidak Bisa Membuka Rekening
Tiba-tiba tidak dapat mengakses m-banking atau ATM padahal PIN sudah dimasukkan dengan benar? Hati-hati, ini bisa menjadi ciri-ciri rekening dibobol.
Kemungkinan besar PIN atau password dari akun rekening telah diubah oleh pihak tidak bertanggung jawab tanpa sepengetahuanmu.
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







