Mulai Desember TNI Bakal Jaga Kilang Minyak Pertamina, Pengawasan Dipantau BAIS

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 25 November 2025 | 14:59 WIB
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (Beritanasional/Bachtiar)
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (Beritanasional/Bachtiar)

BeritaNasional.com - (TNI) Angkatan Darat (AD) akan memiliki tugas tambahan untuk menjaga seluruh kilang minyak milik Pertamina. Hal ini merupakan bagian Operasi Militer Selain Perang (OMSP) sebagaimana Pasal 14 revisi Undang-Undang TNI.

Demikian disampaikan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin usai rapat bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Komisi I DPR RI, Senin (24/11/2025).

“Sebagai contoh, kilang dan terminal Pertamina, ini juga bagian yang tidak terpisahkan daripada gelar kekuatan kita,” jelas Sjafrie kepada wartawan dikutip Selasa (25/11/2025).

Menurutnya, kilang minyak milik Pertamina merupakan industri strategis dengan pengaruh besar terhadap kedaulatan negara. Sehingga penting untuk sektor pertahanan TNI dari matra darat, laut, maupun udara ikut serta mengamankan.

“Semata-mata untuk menjaga keutuhan wilayah dan pengamanan serta menyelamatkan kepentingan nasional, serta menjaga industri strategis yang mempunyai kaitan dengan kedaulatan negara,” tegas dia. 

Sementara terkait operasional pengawasan, lanjut Sjafrie akan melibatkan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI. Rencana pengamanan ini akan dimulai pada Desember 2025 nanti.

“Kita akan laksanakan ini terhitung mulai Desember, dengan menugaskan pasukan-pasukan dari TNI Angkatan Darat dan juga akan dipantau oleh Badan Intelijen Strategis (BAIS),” ujarnya.

Sjafrie menjelaskan pelibatan BAIS TNI dimaksudkan untuk memantau terkait potensi ancaman dari sisi intelejen. Sehingga, langkah pengamanan kilang minyak nantinya bisa berjalan maksimal.

“Untuk bisa mengetahui hal-hal yang mungkin perlu kita ketahui sebagai suatu ancaman yang potensial, yang mungkin muncul, sehingga kita bisa mengantisipasi pengamanan secara fisik,” ujarnya. 


 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: