Mendikdasmen Akui Pelaksanaan TKA Masih Ada Kecurangan
BeritaNasional.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengakui pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 tidak terlepas dari pelanggaran oleh peserta tes, pengawas dan teknisi.
Abdul mengatakan, Kemendikdasmen menindak tegas dan tidak menoleransi praktek kecurangan yang terjadi. Para pelanggarnya akan diberikan sanksi.
"Pelaksanaan tahun ini juga tidak terlepas dari pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan baik oleh peserta tes, maupun pengawas atau teknisi," ungkapnya saat rapat kerja dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (26/11/2025).
"Untuk itu Kemendikdasmen akan menindak tegas dan tidak menoleransi praktek-praktek kecurangan yang dilakukan dengan memberikan sanksi sesuai dengan pelanggarannya," lanjutnya.
Abdul menyadari banyak kekurangan selama penyelenggaraan TKA yang perlu diperbaiki. Baik dari sisi teknis operasional maupun aspek integritas.
"Meski demikian kami terus berupaya secara maksimal untuk Menindaklanjuti temuan-temuan tersebut agar pelaksanaan ke depan semakin lancar efektif dan akuntabel bagi seluruh peserta di seluruh daerah," ujar Abdul.
Kemendikdasmen akan memperbaiki penyelenggaraan TKA melalui penguatan sosialisasi kebijakan terkait TKA dan kebijakan lain di lingkungan Kemendikdasmen.
Untuk itu, sosialisasi akan ditekankan pentingnya menanamkan nilai kejujuran kepada sekolah, siswa, dan orang tua. Bukan hanya soal pemahaman program.
"Tidak hanya difokuskan pada pemahaman program tetapi juga menekankan pentingnya menanamkan nilai kejujuran kepada sekolah siswa dan orang tua," ujar Abdul.
Kemendikdasmen akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran untuk menjaga integritas dan keadilan dalam pelaksanaan TKA.
"Kami akan menindak tegas setiap bentuk pelanggaran sekecil apapun guna menjaga integritas dan keadilan dalam pelaksanaan TKA," ujar Abdul.
"Selain itu secara khusus kami akan terus mensosialisasikan program TKA dan menekankan pentingnya memiliki asesmen standar sebagai bagian dari sistem pendidikan yang dicita-citakan untuk anak-anak Indonesia melalui Upaya ini kami berharap TKA tidak hanya menjadi alat ukur pencapaian belajar tetapi juga menjadi sarana menanamkan kesadaran akan nilai kejujuran disiplin dan tanggung jawab sejak dini," pungkasnya.

TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu







