Partai Golkar Mengglobal, Kerja Sama Unites Russia Party Perkuat Demokrasi
BeritaNasional.com - Di tengah dinamika geopolitik dunia yang semakin tajam, bangsa-bangsa menghadapi tantangan baru dalam menjaga kedaulatan politiknya. Intervensi asing dalam proses demokrasi, tekanan opini global yang bias, hingga upaya neokolonialisme elektoral adalah fenomena nyata yang dialami negara-negara di Asia, Afrika, Amerika Latin dan Eropa Timur.
Karena itu, bagi Partai Golkar, memperkuat posisi Indonesia di percaturan internasional bukanlah pilihan, melainkan kewajiban sejarah.
Atas mandat resmi DPP Partai Golkar, saya memimpin delegasi partai dalam Simposium Internasional dan Sidang Komite Tetap Gerakan Internasional untuk Kemerdekaan Bangsa-Bangsa di Sochi, Federasi Rusia, 13–16 November 2025.
Dalam forum inilah saya menandatangani Perjanjian Kerja Sama antara Partai Golkar dan All-Russian Political Party “United Russia.” Penandatanganan ini bukan sekadar seremoni diplomasi, tetapi langkah strategis yang menegaskan komitmen Golkar terhadap empat agenda penting dunia kontemporer.
Pertama, memperkuat perlindungan terhadap proses elektoral dari intervensi asing. Dunia hari ini menyaksikan bagaimana negara-negara kecil dan menengah sering menjadi sasaran tekanan politik melalui framing media, pemantau pemilu yang tidak objektif, hingga operasi informasi yang bertujuan mengganggu stabilitas negara lain.
Kerja sama Golkar dan United Russia memberikan ruang pertukaran pengetahuan, metodologi pengamanan pemilu, dan pendekatan hukum internasional bagi perlindungan kedaulatan politik.
Kedua, meningkatkan peran Indonesia dalam arsitektur global yang menuntut keadilan antarbangsa. Indonesia adalah negara besar yang selalu menjunjung prinsip bebas aktif. Kerja sama ini memperluas jejaring Golkar di tingkat internasional, memberi ruang diplomasi partai yang lebih kuat, dan memastikan Indonesia hadir sebagai negara yang dihormati, bukan diarahkan.
Sebagai anggota tetap Komite Internasional untuk Kemerdekaan Bangsa-Bangsa, Indonesia memiliki panggung strategis untuk memperjuangkan tatanan dunia yang lebih setara.
Ketiga, memperkuat solidaritas negara-negara Mayoritas Global dalam menghadapi neokolonialisme baru. Salah satu tantangan terbesar negara-negara berkembang adalah munculnya bentuk baru kolonialisme yang masuk melalui jalur elektoral, hukum, media, dan organisasi internasional.
Dalam forum di Rusia, banyak negara menyampaikan kegelisahan yang sama. Karena itu, kerja sama Golkar dan United Russia menegaskan posisi Indonesia sebagai bagian dari aliansi global yang menolak dominasi dan hegemoni politik negara-negara metropolitan.
Keempat, membangun kolaborasi strategis di bidang sosial, ekonomi, dan keamanan informasi. Kerja sama ini membuka pintu bagi dialog mengenai ketahanan energi, stabilitas ekonomi, dan keamanan siber.
Semua isu tersebut kini menjadi pilar utama kedaulatan negara. Partai Golkar melihat bahwa hubungan antar partai dapat menciptakan peluang konkret bagi rakyat melalui investasi, riset teknologi, dan kerja sama jangka panjang.
Pesan Indonesia untuk Dunia
Dalam pidato saya di Sochi, saya menegaskan bahwa Indonesia tetap teguh pada komitmennya terhadap perdamaian dunia, kemerdekaan bangsa-bangsa, dan penegakan hak asasi manusia. Sikap ini sejalan dengan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan arah kebijakan luar negeri Indonesia yang konsisten mendukung perdamaian Palestina, stabilitas Timur Tengah, dan dialog antar-kekuatan global.
Diplomasi tidak hanya dimainkan melalui negara, tetapi juga melalui partai politik. Inilah cara baru Indonesia menunjukkan kualitas kepemimpinannya di dunia internasional. Partai Golkar akan terus memanfaatkan ruang diplomasi ini sebagai kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa, penguatan kedaulatan, dan pembentukan tatanan dunia yang lebih adil.
Kerja sama Golkar dengan United Russia bukanlah langkah kecil. Ini adalah bagian dari strategi besar untuk menghadirkan Indonesia yang lebih berdaulat, dihormati, dan diperhitungkan dalam tata dunia yang terus berubah.
Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak tunduk pada tekanan dan tidak takut membangun kemitraan. Dengan mandat ini, Golkar menunjukkan bahwa Indonesia berdiri sebagai bangsa yang merdeka, bermartabat, dan mampu menentukan jalannya sendiri.
Prof. Dr Ali Mochtar Ngabalin, M. Si.
Ketua DPP Partai Golkar Bidang Kebijakan Politik Luar Negeri dan Hubungan Internasional
Guru Besar Hubungan Internasional, Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan

TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu







