Komisi X DPR Minta Pemerintah Pemetaan 1.009 Sekolah Terdampak Banjir di Sumatera

Oleh: Ahda Bayhaqi
Senin, 01 Desember 2025 | 11:40 WIB
Bencana alam yang terjadi di Sumatera. (Foto/BNPB)
Bencana alam yang terjadi di Sumatera. (Foto/BNPB)

BeritaNasional.com - Anggota Komisi X DPR RI Habib Syarief Muhammad meminta pemerintah memetakan 1.009 sekolah yang terdampak banjir di Sumatera. Supaya memastikan proses pemulihan berlangsung cepat, tepat dan berpihak kepada peserta didik.

Syarief mendorong Kemendikdasmen memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menangani situasi darurat. Langkah pertama yang mendesak adalah memastikan kondisi guru dan siswa sebelum memetakan infrastruktur pendidikan.

"Kondisi guru dan siswa harus dipetakan terlebih dahulu. Kita harus memastikan mereka selamat dan mendapatkan dukungan yang diperlukan. Setelah itu, barulah kita fokus pada kondisi gedung sekolah," ujar Syarief, Senin (1/12/2025).

Banyak sekolah yang mengalami kerusakan ringan sampai berat akibat terdampak banjir. Perlu pembersihan dan perbaikan secara cepat untuk mencegah dampak jangka panjang terhadap proses pembelajaran.

Pemerintah juga diminta untuk mendirikan tenda darurat sebagai ruang belajar sementara agar kegiatan belajar mengajar tidak terhenti terlalu lama.

"Anak-anak tetap harus mendapatkan hak pendidikannya. Jika ruang sekolah belum bisa dipakai, tenda darurat harus didirikan secepatnya," ujar Syarief.

Ia menegaskan bahwa Komisi X DPR RI akan terus mengawal proses penanganan ini dan mendorong percepatan langkah-langkah pemulihan pendidikan di wilayah terdampak.

Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan, terus berupaya melakukan mitigasi dan pemetaan untuk memastikan kegiatan belajar-mengajar bagi para murid di daerah yang terdampak banjir dapat tetap berjalan.

Menurut Mu'ti, satuan pendidikan terdampak bencana di Provinsi Aceh berjumlah 310, Provinsi Sumut berjumlah 385, dan Provinsi Sumbar 314 dengan total keseluruhan adalah 1.009.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: