BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca untuk Dukung Evakuasi Korban Bencana di Sumatera

Oleh: Ahda Bayhaqi
Senin, 01 Desember 2025 | 16:46 WIB
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani. (Foto/BMKG)
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani. (Foto/BMKG)

BeritaNasional.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat untuk memitigasi risiko hujan ekstrem. Agar proses evakuasi hingga distribusi logistik untuk korban bencana banjir di Sumatera tidak terganggu.

"BMKG bekerja sama dengan BNPP juga melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca. Kebetulan kemarin kami hadir di Kualanamu untuk memantau pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca," ujar Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani saat rapat dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/12/2025).

"Intinya adalah untuk menjamin agar proses penyelamatan para korban, evakuasi, distribusi logistik itu tidak terganggu karena cuaca," sambungnya.

Modifikasi cuaca tersebut dilakukan dengan cara menghambat hujan atau memindahkan hujan ke wilayah yang tidak membahayakan.

"Jadi ada dua, menghambat hujan ataupun menghujankan di daerah yang tidak membahayakan," ujar Faisal.

Modifikasi cuaca juga dilakukan di Gunung Semeru untuk mencegah pyroclastic deposit di bagian hulu gunung menjadi lahar dingin.

Kemudian modifikasi cuaca juga dilakukan di Danau Toba karena penurunan permukaan air sampai 1 cm per hari. Penurunan permukaan air di Danau Toba bisa membahayakan biodiversiti dan mengurangi efisiensi pembangkit listrik.

"Di Danau Toba juga sekarang tetap aktif dilakukan Operasi Modifikasi Cuaca karena permukaan airnya yang terus turun 1 cm per hari itu akan membahayakan biodiversiti di sekitarnya dan juga dapat mengurangi efisiensi dari pembangkit listrik tenaga air di Asahan," ujar Faisal.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: