Nvidia Sedang Garap Model AI untuk Otak Mobil Masa Depan
BeritaNasional.com - Perusahaan teknologi besar Nvidia membangun fondasi teknologi untuk kecerdasan buatan fisik (physical AI). Perusahaan ini meluncurkan model dan alat AI sumber terbuka yang dirancang khusus untuk mempercepat penelitian di bidang robotika dan kendaraan otonom.
Pengumuman ini diungkapkan saat konferensi AI NeurIPS di San Diego, California, pada Senin (1/12/2025). Nvidia berfokus menciptakan otak bagi mesin yang dapat berinteraksi dan memahami dunia nyata.
Alpamayo-R1: Model Bahasa Visual Otonom Pertama
Inovasi utama yang diumumkan Nvidia adalah Alpamayo-R1, sebuah model bahasa visual penalaran terbuka (open reasoning visual language model) yang ditujukan untuk penelitian mengemudi otonom.
Nvidia mengeklaim bahwa Alpamayo-R1 adalah model aksi bahasa visual pertama yang secara eksklusif berfokus pada pengemudian otonom.
Model ini memiliki kemampuan unik untuk memproses teks dan gambar secara bersamaan. Secara praktis, ini memungkinkan kendaraan otonom untuk melihat lingkungannya dan membuat keputusan berdasarkan persepsi tersebut, meniru cara kerja otak manusia.
Model baru ini merupakan pengembangan dari keluarga model Cosmos-Reason yang sebelumnya dirilis Nvidia, yang dikenal karena kemampuannya mempertimbangkan keputusan sebelum merespons.
"Nvidia berharap model penalaran jenis ini akan memberikan kendaraan otonom 'akal sehat' untuk lebih baik dalam mengambil keputusan berkendara yang bernuansa seperti yang dilakukan manusia."
Teknologi Alpamayo-R1 dianggap sangat penting untuk mencapai tingkat pengemudian otonom Level 4, di mana kendaraan dapat beroperasi penuh secara otonom di area dan situasi tertentu.
Pengumuman ini memperkuat visi CEO Nvidia, Jensen Huang, yang berulang kali menyatakan bahwa gelombang AI berikutnya adalah AI Fisik. Kepala Ilmuwan Nvidia Bill Dally juga pernah menekankan ambisi perusahaan.
"Saya pikir pada akhirnya robot akan menjadi pemain besar di dunia dan pada dasarnya kami ingin membuat otak dari semua robot. Untuk mencapai itu, kami perlu mulai mengembangkan teknologi-teknologi kunci," ujar Dally.
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu







