Diserahkan dari RS Polri, Polisi Antarkan Jenazah Alvaro Kiano ke Keluarga

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 04 Desember 2025 | 15:42 WIB
Diserahkan dari RS Polri, polisi antarkan jenazah Alvaro Kiano ke keluarga. (BeritaNasional/Bachtiarudin)
Diserahkan dari RS Polri, polisi antarkan jenazah Alvaro Kiano ke keluarga. (BeritaNasional/Bachtiarudin)

BeritaNasional.com - Rumah Sakit (RS) Polri Kramatjati telah secara resmi menyerahkan jenazah Alvaro Kiano Nugroho (6) bocah yang meninggal dunia setelah menjadi korban penculikan ayah tirinya Alex Iskandar (49) sembilan bulan lalu.

Penyerahan dilakukan Karumkit Bhayangkara TK. I Pusdokkes Polri Brigjen Pol. Prima Heru Yuliharyono kepada Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly setelah proses pemeriksaan DNA dipastikan identik.

“Hari ini kita akan menyerahkan jenazah ini kepada penyidik dan nanti kita sudah siapkan juga ambulans untuk disiapkan ke rumah duka,” kata Prima kepada wartawan, Kamis (4/12/2025).

Prima menyampaikan, pihaknya juga turut melampirkan beberapa dokumen yang nantinya bisa dipakai keluarga untuk keperluan proses pemakaman mendiang Alvaro.

“Ini surat-suratnya berisi surat kematian. Semoga dokumen ini bisa digunakan oleh keluarga untuk pemakaman dan lain-lain,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kombes Pol. Nicolas Ary Lilipaly yang menerima jenazah Alvaro akan segera mengantar ke rumah duka keluarga untuk nantinya dimakamkan di Tanah Wakaf Masjid Jami Al Muflihun Bintaro, Jakarta Selatan.

“Selanjutnya penyidik akan menyerahkan kerangka tersebut kepada keluarga korban untuk nanti akan dimakamkan,” tuturnya.

Sebelumnya, Arum selaku ibu kandung Alvaro sempat menyampaikan, saat jenazah Alvaro diterima keluarga nantinya, proses pemakaman akan diawali doa untuk selanjutnya dilakukan proses pemakaman.

“Jenazah datang, doa sebentar di rumah dan langsung dimakamkan,” ucap Arum beberapa waktu lalu.

Sekedar informasi, Alex Iskandar (AI) adalah ayah tiri Alvaro Kiano yang tega menculik bocah itu pada 6 Maret 2025, karena kesal dengan istri atau ibu kandung korban yang diketahui telah berselingkuh. Namun, setelah diculik, AI membekap Alvaro hingga tewas, lantaran kesal korban selalu menangis.

Alhasil, setelah Alvaro dipastikan tewas, AI lantas memasukan jasad korban ke kantong plastik hitam untuk selanjutnya dibuang di Kali Cirewed, Tenjo, Bogor, Jawa Barat (Jabar) pada 9 Maret 2025.

Namun setelah serangkaian proses penyelidikan, akhirnya fakta kejahatan dari AI terungkap dan ditangkap Jumat (21/11/2025). Namun, AI memutuskan mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di Ruang Konseling Polres Metro Jaksel pada Minggu (23/11/2025) dini hari.

Disisi lain, terkait kejadian AI yang nekat melakukan aksi bunuh diri, Propam saat ini tengah memeriksa dua personel polisi petugas piket untuk memastikan apakah ada unsur kelalaian atau tidak.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: