Harmoni Zanzibar dan Tanganyika: Momen Sejarah Lahirnya Tanzania pada 9 Desember

Oleh: Tim Redaksi
Selasa, 09 Desember 2025 | 00:04 WIB
Ilustrasi bendera Tanzania. (Foto/Freepik)
Ilustrasi bendera Tanzania. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Setiap tanggal 9 Desember, masyarakat Tanzania merayakan Hari Kemerdekaan dengan penuh sukacita. 

Hari ini menjadi ajang untuk mengingat kembali perjalanan panjang mereka dalam melepaskan diri dari penjajahan, sekaligus merenungkan nilai-nilai yang terus dijaga sampai sekarang. Bukan sekadar perayaan, momen ini mengangkat kembali rasa bangga dan kebersamaan di seluruh penjuru negeri.

Sejarah Hari Kemerdekaan Tanzania

Perlawanan menuju kemerdekaan Tanzania mulai terbentuk pada tahun 1954. Sosok yang paling menonjol dalam perjuangan ini adalah Julius Nyerere, pendiri Tanganyika African National Union (TANU). 

Latar belakangnya sebagai pengajar membuat masyarakat memanggilnya “Mwalimu”. Setelah menimba ilmu di Uganda dan Skotlandia, ia pulang dengan semangat anti-kolonial dan membawa gagasan pembebasan yang terinspirasi dari perjuangan tanpa kekerasan ala Mahatma Gandhi.

Dengan pendekatan yang menenangkan namun tegas, Nyerere berhasil menyatukan berbagai kelompok suku yang sebelumnya berjalan sendiri-sendiri. Bersama TANU, ia membangun kekuatan politik yang semakin solid hingga akhirnya memenangkan dukungan rakyat.

Pemilu nasional 1958–1959 menjadi langkah penting dalam menguatkan posisinya. Tanganyika akhirnya meraih kemerdekaan pada 1961, dan Nyerere dilantik sebagai Presiden pertamanya.

Setahun kemudian, negara ini menjadi republik. Lalu pada 1964, Tanganyika bergabung dengan Zanzibar setelah terjadi pergantian kekuasaan di sana. Dari penyatuan itulah lahir nama Tanzania.

Meski beberapa kebijakan sosialisme yang ia jalankan tidak berjalan mulus, Nyerere tetap dihormati karena keteguhan moralnya. Ia bahkan menjadi salah satu pemimpin Afrika pertama yang mundur dengan sukarela. 

Partai TANU yang ia pimpin kemudian bersatu dengan Afro-Shirazi Party dari Zanzibar dan membentuk Chama Cha Mapinduzi (CCM), partai yang masih memimpin Tanzania hingga kini.

Cara Merayakan Hari Kemerdekaan

Perayaan kemerdekaan Tanzania biasanya berlangsung meriah dan penuh warna. Suasana kota-kota besar hingga wilayah Zanzibar berubah menjadi lebih hidup.

Parade dan Upacara Kenegaraan

Acara utama biasanya berupa parade besar yang menampilkan pasukan militer, marching band, dan berbagai kelompok masyarakat. Presiden biasanya hadir langsung untuk memimpin upacara.

Pertunjukan Budaya

Setiap daerah menampilkan tarian, musik tradisional, dan pertunjukan seni khas masing-masing suku. Inilah momen ketika ragam budaya Tanzania disatukan dalam satu panggung.

Lomba dan Aktivitas Komunitas

Sekolah, desa, dan komunitas lokal sering mengadakan berbagai perlombaan dan acara kebersamaan yang membuat suasana semakin hidup.

Pengibaran Bendera Nasional

Bendera Tanzania berkibar di mana-mana dari halaman kantor hingga rumah-rumah warga sebagai simbol rasa bangga dan hormat pada perjuangan para pendahulu.

Kegiatan Sosial

Banyak masyarakat memanfaatkan momen ini untuk mengadakan kerja bakti dan kegiatan amal

(Rep/Shafira)sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: