Mendikdasmen Salurkan Bantuan bagi Sekolah Terkena Bencana di Aceh

Oleh: Dyah Ratna Meta Novia
Rabu, 10 Desember 2025 | 21:30 WIB
Mendidkasmen Abdul Mu’ti (Foto/Kemendikdasmen)
Mendidkasmen Abdul Mu’ti (Foto/Kemendikdasmen)

BeritaNasional.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti terus bergerak memulihkan sistem pendidikan di wilayah bencana dengan menyalurkan langsung bantuan bagi sekolah terdampak bencana di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh.

Ia juga berdialog dengan sejumlah kepala sekolah mulai dari jenjang TK hingga SMA/SMK, sekaligus menyemangati dan memotivasi mereka agar tegar menjalani masa pemulihan pascabencana.

“Hari ini Kemendikdasmen hadir di Kabupaten Aceh Tamiang memberikan bantuan moril dan mutu pendidikan untuk semua jenjang sekolah. Untuk TK kami berikan Rp 10 juta, SD Rp 15 juta, SMP Rp 20 juta, dan SMA/SMK Rp 25 juta,” kata Mendikdasmen Mu'ti.

Ia mengatakan, keberpihakan pihaknya atas situasi yang terjadi di Provinsi Aceh, Sumbar, dan Sumut.

Terkait dengan ujian akhir semester (UAS) yang saat ini sedang berlangsung di berbagai wilayah, ia memberikan solusi keringanan penilaian khusus untuk tiga provinsi yang terdampak bencana.

“Mengingat situasi dan kondisi di Kabupaten Aceh Tamiang yang belum memungkinkan melakukan ujian, kami mendorong kepada para guru untuk memberikan penilaian berdasarkan nilai-nilai harian dari para murid. Yang terpenting anak-anak tetap semangat dan memiliki motivasi tinggi untuk belajar," ujar Mu'ti.

Kepala SD Negeri Babo, Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh Ahmad mengatakan, sekolahnya kini telah hancur total dan berharap untuk dapat direlokasi.

Saat ini, ia bersama para guru sangat membutuhkan bantuan tenda darurat untuk menyelenggarakan proses pembelajaran.

“Kami sangat berterima kasih Pak Menteri mau hadir di Aceh Tamiang walau berada di wilayah pelosok negeri. Tentunya, bantuan ini sangat berharga bagi kami untuk kedepannya menata kembali proses pembelajaran serta membeli peralatan penunjang sekolah,” kata Ahmad.


Sumber: Antara
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: