BGN Akan Evaluasi SOP dan Keselamatan Mobil MBG Usai Kecelakaan di SDN Kalibaru 01

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 11 Desember 2025 | 14:05 WIB
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang (Foto/instagram @nanik_deyang)
Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang (Foto/instagram @nanik_deyang)

BeritaNasional.com - Badan Gizi Nasional (BGN) bakal mengevaluasi secara menyeluruh prosedur operasional, termasuk aspek keselamatan dan kelayakan dari pengemudi hingga kendaraan yang digunakan mengantar Makan Bergizi Gratis (MBG).

Evaluasi itu disampaikan Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang menanggapi kecelakaan mobil MBG yang menabrak siswa dan guru di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara.

"Kami memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai ketentuan. BGN akan memperketat standar pengawasan, termasuk verifikasi sopir, penyedia armada, serta kedisiplinan implementasi SOP di lapangan," tegas Nanik dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/12/2025).

Nanik juga menyampaikan keprihatinannya yang mendalam atas insiden ini. Ia menegaskan bahwa penanganan terhadap para korban menjadi prioritas utama BGN.

"Kami sangat terpukul dengan kejadian ini. Prioritas kami adalah memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan terbaik, serta memberikan dukungan penuh kepada keluarga yang terdampak," ujar Nanik.

Senada dengan itu, Kepala BGN, Dadan Hindayana memastikan bahwa pihaknya akan mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan kepolisian terkait kecelakaan yang telah memakan korban luka 19 siswa dan satu guru.

"Kami juga akan bekerja sama penuh dengan kepolisian dalam proses penyelidikan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang," tegas Dadan.

Perlu diketahui, kecelakaan ini terjadi saat mobil MBG yang dikendarai AI sopir pengganti hendak mengantar MBG ke SDN Kalibaru 01, tiba-tiba menerobos pagar sekolah ketika siswa dan guru sedang berkegiatan di lapangan.

Mobil melaju tanpa arah hingga menabrak sisi ujung sekolah. Akibat kecelakaan ini tercatat ada 20 orang mengalami luka, di antaranya 19 Siswa dan satu orang guru. Mereka saat ini telah mendapatkan perawatan di RS Koja 4 siswa dan 1 guru dan di RS Cilincing terdapat 15 siswa yang ditanggung biaya perawatan oleh BGN.

Sementara terkait motif dari kecelakaan ini masih didalami langsung oleh dua Direktorat pada Polda Metro Jaya yakni Ditreskrimum dan Ditlantas, dengan posisi sopir inisial AI yang masih menjalani pemeriksaan oleh petugas.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: