Anti Mainstream, Meta Kembangkan Model Closed-Souce AI "Avocado"
BeritaNasional.com - Meta dilaporkan tengah menyiapkan model kecerdasan buatan/artificial intelligent (AI) baru bernama “Avocado” yang menandai pergeseran besar perusahaan untuk menjauhi pendekatan pengembangan model AI open source. Dilansir dari Engadget pada Kamis (11/12/2025), Avocado dijadwalkan meluncur pada 2026 dan kemungkinan menjadi model yang tidak bisa diakses secara bebas oleh publik.
Pengembangan Avocado dilakukan oleh tim kecil bernama “TBD”, bagian dari AI Superintelligence Labs Meta, yang dipimpin Chief AI Officer Alexandr Wang, sosok yang dikenal lebih menyukai model AI tertutup.
Langkah tersebut mengisyaratkan perubahan arah Meta setelah berbulan-bulan lalu CEO Mark Zuckerberg memberikan sinyal bahwa perusahaan mulai menjauh dari strategi open source yang selama ini melekat pada pengembangan keluarga model Llama.
Sebelumnya, Zuckerberg mengatakan, Meta akan menjadi pemimpin dalam sektor AI open source, namun menegaskan perusahaan tidak akan selalu mengembangkan model dengan pendekatan tersebut. Ia pun mengungkapkan kekhawatiran terkait keamanan karena berkaitan dengan teknologi kecerdasan super (superintelligence).
Perubahan strategi ini dilaporkan turut dipicu oleh masalah yang menghambat pengembangan Llama 4 yang juga dikembangkan Meta. Model Llama 4 “Behemoth” dilaporkan mengalami penundaan selama berbulan-bulan.
Alexandr dan beberapa eksekutif perusahaan bahkan disebut sempat membahas kemungkinan membatalkan proyek tersebut. Para pengembang juga disebut kurang terkesan dengan performa beberapa varian Llama 4 yang telah tersedia. Meta juga mengalami sejumlah perubahan internal dalam divisi AI seiring meningkatnya investasi perusahaan untuk mengejar ambisi superintelligence.
Meta dilaporkan telah menghabiskan miliaran dolar untuk membangun tim khusus, termasuk melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap beberapa ratus pegawai dari unit Fundamental Artificial Intelligence Research (FAIR).
Potensi pergeseran Meta menuju model AI tertutup menjadi langkah signifikan bagi Zuckerberg, yang tahun lalu secara terbuka menolak konsep platform tertutup dan menulis memo berjudul “Open Source AI is the Path Forward.”
Di sisi lain, Zuckerberg juga disebut khawatir Meta akan tertinggal dari pesaing seperti OpenAI dan Google.
Sebelumnya, Meta juga menyatakan akan menginvestasikan sekitar 600 miliar dolar AS dalam beberapa tahun mendatang untuk mendukung ambisi perusahaan di bidang AI, termasuk membangun pusat data berskala besar di Amerika Serikat.
Sumber: Antara
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







