Kalibata Jaksel Sempat Mencekam, Massa Ngamuk Bakar Warung Buntut 2 Debt Collector Dikeroyok

Oleh: Bachtiarudin Alam
Kamis, 11 Desember 2025 | 20:55 WIB
Kalibata Jaksel sempat mencekam (Beritanasional/Bachtiar)
Kalibata Jaksel sempat mencekam (Beritanasional/Bachtiar)

BeritaNasional.com - Suasana sekitar Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan mendadak mencekam setelah beberapa orang mengamuk secara membabi buta hingga membakar sebuah warung di area tersebut, Kamis (11/12/2025) malam.

Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel), Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly menyebut beberapa orang yang mengamuk itu, diyakini bagian dari anggota mata elang alias debt collector yang pada siang tadi menjadi korban pengeroyokan.

“Ya dari berawal ada dua orang (mata elang) yang dikeroyok oleh sekelompok orang. Sehingga satu menyebabkan satu meninggal dunia dan satu luka berat. Sekarang dirawat di rumah sakit, di budi asih,” kata Nicolas saat dihubungi.

“Tiba-tiba kelompok, mungkin dari kelompok mereka yang datang menyerang, membabi buta, merusak warung yang ada di sini,” tambah dia.

Sementara itu, Nicolas mengatakan pihaknya dibantu jajaran Polda Metro Jaya telah membantu mengatasi kerusuhan yang terjadi. Dia memastikan tidak ada korban jiwa, kerugian hanya berupa material yang dibakar massa.

“Pengrusakan, korban jiwa tidak ada. Yang ada korban material. Warung, ada beberapa warung yang rusak. Dan sepeda motor ojek yang mengangkut barang-barang itu dibakar,” tutur Nicolas.

Meski begitu, Nicolas menyatakan pihaknya akan mengusut hingga tuntas kasus pengeroyokan yang berujung pengrusakan di wilayah Kalibata, Jakarta Selatan tersebut.

“Pada intinya, kita akan berusaha keras untuk menangani dua perkara ini. Yang pertama adalah penganiayaan mengakibatkan meninggal dunia dan luka berat. Dan yang kedua adalah kasus perusakan atau pembakaran,” tegas dia.

Awal Pengeroyokan

Sebelumnya, Warga kawasan Kalibata, Jakarta Selatan (Jaksel) dihebohkan dengan aksi pengeroyokan terhadap dua anggota mata elang alias debt collector hingga babak belur oleh sejumlah massa.

Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur, menjelaskan pengeroyokan terjadi sekira pukul 15.30 WIB, saat kedua mata elang hendak menghentikan seorang pemotor yang melintas di jalan.

“Yang dipukulin itu teman-teman dari matel. Ada salah satu pengguna sepeda motor lah tiba-tiba distop oleh teman-teman ini. Setelah distop, diberhentiin lah, biasa,” kata Mansur saat dikonfirmasi, Kamis (11/12/2025).

Pengendara lain yang melihat aksi mata elang memberhentikan motor sontak ikut menyerangnya. Akibatnya, salah seorang mata elang meninggal di tempat, dan satu orang lainnya selamat meski mengalami luka-luka.

“Nah, baru diberhentiin, ini menurut keterangan saksi. Baru diberhentikan Terus, dari pengguna jalan yang lain keluar dari mobil, mereka langsung ngeroyok dengan begitu sporadis. Sementara yang satu meninggal, yang satu masih hidup,” kata dia.

Setelah aksi pengeroyokan tersebut, Mansur menyebut para pelaku langsung melarikan diri. Termasuk pemotor yang sempat diberhentikan oleh kedua mata elang pun sudah tidak ada di lokasi.

“Yang mukul langsung kabur, dengan begitu cepat. Ikut kabur semua (pemotor yang diberhentikan oleh matel), itu nggak ada di TKP, tiba-tiba nggak ada saja, langsung tinggalin si motel ini,” kata Mansur.sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: