Polda Metro Jaya Masih Buru 2 Debt Collector Lain yang Terlibat Penusukan Advokat di Tangsel
BeritaNasional.com - Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya masih memburu dua debt collector lain yang diduga terlibat aksi penusukan terhadap seorang advokat di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang Selatan (Tangsel).
“Jadi tentang matel mata elang debt collector yang melakukan penusukan kepada korban seorang advokat. Untuk 2 orang masih kami lakukan pengejaran,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Sabtu (28/2/2026).
Karena masih dalam pengejaran, belum banyak informasi soal keduanya yang bisa disampaikan Budi. Meski begitu, fokus pemeriksaan masih dilakukan terhadap JBI, debt collector terduga pelaku penusukan yang berhasil ditangkap.
“Ini sudah diamankan satu orang pada saat yang bersangkutan melakukan pelarian dari perbuatan yang dia lakukan, diamankan di sekitar Jawa Tengah di Kalikangkung Semarang,” jelas Budi.
Selain itu, Budi turut mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati dan jangan sungkan untuk menggunakan layanan 110 Polri apabila menghadapi kondisi perampasan paksa oleh debt collector.
“Kami juga sudah menyampaikan kepada seluruh jajaran polres jajaran polda metro jaya untuk memberikan tindakan tegas, tepat, dan terukur,” tuturnya.
Sebelumnya, viral video di media sosial merekam seorang pria yang menjadi korban penusukan oleh beberapa diduga debt collector (DC) di kawasan Tangerang Selatan, Banten.
Berdasarkan narasi beredar, korban disebut seorang advokat yang hendak ditarik mobilnya oleh debt colector. Namun terjadi cekcok, berujung debt colector yang diduga menusuk perut dari advokat tersebut.
"Tolong, tolong ini debt kolektor, Suami saya ditusuk yah, polisi tolongin," kata seorang wanita yang merekam kejadian tersebut.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







