Cegah Banjir Jelang Nataru, Pemprov DKI Lakukan Modifikasi Cuaca di Wilayah Pinggir Jakarta

Oleh: Lydia Fransisca
Rabu, 17 Desember 2025 | 16:14 WIB
Tim menyiapkan bahan operasi modifikasi cuaca (Foto/BNPB)
Tim menyiapkan bahan operasi modifikasi cuaca (Foto/BNPB)

BeritaNasional.com - Pemprov DKI Jakarta bakal melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mencegah banjir menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.

Wakil Gubernur DKI Rano Karno mengatakan, OMC juga akan dilakukan di wilayah pinggir Jakarta agar banjir tak terjadi di Ibu Kota.

"(OMC) juga harus dilakukan ke wilayah pinggir Jakarta, maka segera dilakukan koordinasi dengan wilayah sekitar Jakarta,” kata Rano dalam keterangan resminya, Rabu (17/12/2025).

Tak hanya itu, Rano juga meminta jajarannya untuk memperkuat mekanisme early warning system atau sistem peringatan dini bencana alam.

Di kesempatan yang sama, Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Ika Agustin Ningrum mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai infrastruktur untuk mengantisipasi potensi banjir dan rob. 

“Per hari ini kita siagakan sebanyak 612 pompa stationer, kemudian 590 pompa mobile. Dan untuk atasi banjir rob beberapa tanggul mitigasi juga sudah selesai dibangun,” kata Ika. 

Untuk diketahui, Pemprov DKI Jakarta juga telah mengeluarkan Instruksi Sekda (Insekda) No. 98 Tahun 2025 tentang Mitigasi Menghadapi Musim Penghujan.

Dalam Insekda tersebut, jajaran terkait diminta untuk mengidentifikasi dan memetakan potensi risiko bencana hidrometeorologi di wilayah masing-masing.

Selanjutnya, optimalisasi infrastruktur dengan melakukan pengecekan dan pembersihan rutin terhadap saluran air, gorong-gorong, serta pompa air. 

Ktiga, penguatan sumber daya dengan menyiapkan dan memobilisasi personel, peralatan, serta logistik pendukung yang diperlukan untuk penanganan darurat dan evakuasi. 

Keempat, koordinasi lintas sektor dengan mengaktifkan dan memperkuat posko siaga banjir dengan menjalin koordinasi intensif antar instansi terkait (Dinas SDA, BPBD, TNI/Polri, dan elemen masyarakat).

Terakhir, sosialisasi dan peringatan dengan menyampaikan informasi dan peringatan dini cuaca secara cepat dan akurat kepada masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan bencana.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: