Pemda Diminta Gerak Cepat Siapkan Lahan Hunian Tetap Korban Banjir

Oleh: Ahda Bayhaqi
Kamis, 18 Desember 2025 | 08:11 WIB
Bencana Longsor di Sumatera (Foto/BNPB)
Bencana Longsor di Sumatera (Foto/BNPB)

BeritaNasional.com - Anggota Komisi V DPR RI Sudjatmiko menanggapi rencana pemerintah membangun 2000 unit hunian tetap bagi korban bencana banjir Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Langkah tersebut dinilai kebijakan penting dan mendesak untuk memastikan masyarakat yang terdampak bencana bisa hidup layak dan aman.

Maka itu, pemerintah daerah dibutuhkan peran aktif untuk mempercepat persiapan ketersediaan lahan.

"Pemerintah daerah harus bergerak cepat menyiapkan lahan yang tepat untuk pembangunan rumah bagi korban bencana. Penentuan lokasi sangat krusial agar proses pembangunan bisa segera dilakukan tanpa hambatan," Sudjatmiko, dikutip dalam keterangannya, Kamis (18/12/2025).

Lokasi hunian harus mempertimbangkan aspek keamanan dari potensi bencana, aksebjoi dan kedekatan dengan sumber mata pencaharian warga. Lahan yang digunakan idealnya tidak jauh dari rumah dan lingkungan asal masyarakat yang terdampak.

"Lokasi hunian tetap sebaiknya tidak jauh dari rumah masyarakat sebelumnya, agar mereka tidak tercerabut dari lingkungan sosial, aktivitas ekonomi, dan akses pendidikan maupun layanan dasar lainnya," ujar Sudjatmiko.

Ia berharap koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat berjalan optimal sehingga program pembangunan hunian tetap bagi korban bencana di Sumatera dapat terlaksana tepat waktu dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Sudjatmiko juga menegaskan Komisi V DPR RI akan terus mengawal program tersebut agar pelaksanaannya sesuai dengan perencanaan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat jangka panjang bagi para korban bencana.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan, pemerintah akan membangun 2.000 unit rumah untuk korban bencana Sumatera. Menurutnya, proyek itu akan dibiayai APBN dari hasil efesiensi anggaran.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: