Kepercayaan Publik Naik, Yudi Purnomo Soroti Hatrick OTT KPK

Oleh: Panji Septo R
Minggu, 21 Desember 2025 | 14:32 WIB
Eks penyidik KPK Yudi Purnomo (BeritaNasional/istimewa)
Eks penyidik KPK Yudi Purnomo (BeritaNasional/istimewa)

BeritaNasional.com -  Eks penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo memandang capaian operasi tangkap tangan (OTT) lembaga antirasuah sebagai bukti kepercayaan masyarakat menguat. 

Ia menilai tiga penindakan beruntun dalam satu hari menunjukkan relasi positif antara laporan warga dengan proses OTT.

Yudi menegaskan penindakan tidak mungkin terjadi tanpa laporan publik. Ia menyebut munculnya tiga OTT sekaligus mencerminkan keyakinan warga terhadap kinerja KPK.

“Ini merupakan bukti kepercayaan publik kepada KPK semakin meningkat. Karena OTT tidak mungkin tanpa didahului adanya laporan dari masyarakat," ujar Yudi kepada Beritanasional.com, Minggu (21/12/2025).

Ia menilai masyarakat kini berani menyampaikan laporan karena yakin mekanisme KPK berjalan efektif. Menurutnya, jalur pelaporan hidup karena warga percaya laporan mereka ditindaklanjuti serius. 

“Ini membuktikan masyarakat mau melapor karena yakin laporan mereka akan di tindaklanjuti KPK," tuturnya.

Yudi juga menggarisbawahi keberanian pelapor yang memahami risiko besar saat menyampaikan informasi. 

Ia menyebut situasi pelaporan berpotensi menciptakan tekanan balik terhadap pelapor. Meski begitu, laporan tetap mengalir karena keyakinan tinggi pada akurasi informasi. 

“Karena keberanian mereka melapor tentu sudah berdasarkan analisis bahwa mereka memahami resiko. Pelaporan mereka bisa jadi menjadi backfire atau bumerang," kata dia.

Ia menjelaskan rasa percaya publik muncul karena pelapor yakin informasi yang diberikan bersifat akurat. Yudi menegaskan bahwa bukti terkuat atas keyakinan publik ialah hasil OTT. 

“Namun mereka tetap berani melapor karena yakin laporannya A1 atau akurat serta terpecaya. KPK membuktikan laporannya di tindak lanjuti serta terjadilah OTT," ucapnya.

Dalam analisisnya, Yudi menilai hasil OTT terhadap pejabat serta aparat penegak hukum memperlihatkan kondisi serius korupsi di Indonesia. Ia menyimpulkan masih ada jarak besar terkait integritas moral pejabat publik. 

“OTT ini sekaligus menandakan pejabat serta penegak hukum di negeri ini masih jauh dari sikap antikorupsi serta berintegritas," tandasnya.

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: