TEKAD Dorong Ekonomi Indonesia Timur

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Senin, 22 Desember 2025 | 20:30 WIB
Mendes PDT Yandri Susanto. (BeritaNasional/Panji Septo)
Mendes PDT Yandri Susanto. (BeritaNasional/Panji Septo)

BeritaNasional.com - Pemerintah mendorong ekonomi Indonesia timur melalui program Teknologi Kampung Terpadu (TEKAD) yang akan berlanjut sampai Desember 2026.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengatakan kementeriannya menargetkan program TEKAD peningkatan ekonomi dalam skala rumah tangga hingga BUMDesa. 

"Kita menargetkan dari program TEKAD ini ada peningkatan ekonomi baik skalanya rumah tangga atau perusahaan seperti BUMDesa," ujarnya di Surabaya Jawa Tmur. 

Program TEKAD yang digagas sejak 2020 dinilai mampu mendongkrak perekonomian Indonesia timur, sehingga kesenjangan semakin kecil.

Salah satu yang disasar dalam waktu dekat adalah peningkatan jumlah kopi Bajawa di daerah Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang akan diekspor.

Ia merencanakan peningkatan ekspor Kopi Bajawa ke pasar internasional akan dilakukan dalam angka besar yakni dari lima ton menjadi 10 ton.

Ia merinci provinsi yang merupakan lokasi sasaran program TEKAD adalah NTT, Maluku, Malut, Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, Papua Pegunungan, dan Papua Tengah.

Nantinya, desa atau kampung di sembilan provinsi yang disasar tersebut akan dibangun berdasarkan potensi masing-masing baik dari sisi wisata maupun hasil bumi.

Menurutnya, wisata maupun hasil bumi setiap desa merupakan penentu arah gerak pertumbuhan ekonomi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Inti pokoknya kita tidak menyeragamkan semua desa satu produk enggak. Tapi, kita utamakan sesuai potensi desa itu menjadi keunggulan mereka," tukasnya. (Antara)

 

 

 

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: