Jasa Marga Catat 201 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek pada H-3 Libur Nataru

Oleh: Harits Tryan
Rabu, 24 Desember 2025 | 05:00 WIB
Lalu lintas di Jalan Tol Cikampek. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)
Lalu lintas di Jalan Tol Cikampek. (BeritaNasional/Elvis Sendouw)

BeritaNasional.com - PT Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) mencatat peningkatan volume lalu lintas signifikan di sejumlah gerbang tol pada ruas Jabodetabek dan Jawa Barat sejak H-3 libur Natal 2025. Peningkatan ini menunjukkan dimulainya arus mudik libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono mengatakan JMT melalui Satuan Tugas Jasa Marga Siaga Nataru 2025/2026 telah mengoptimalkan layanan operasional dan kesiapan petugas di lapangan untuk menghadapi lonjakan ini.

Tercatat, sebanyak 201.959 kendaraan meninggalkan Jabodetabek menuju Bandara Internasional Soekarno Hatta, arah Merak, dan arah Puncak. Angka ini meningkat 9,39% dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 183.750 kendaraan.

AdapunPeningkatan volume lalu lintas tertinggi di wilayah Jabodetabek terjadi di:

GT Ciawi 1 (ke arah Puncak): Naik 12,81% (38.387 kendaraan).

GT Cengkareng (ke arah Bandara Soetta): Naik 8,98% (82.859 kendaraan).

Sementara di Jawa Barat, total sebanyak 138.382 kendaraan tercatat di wilayah Kota Bandung dan sekitarnya melalui Tol Ruas Padaleunyi. Angka ini meningkat 12,62% terhadap lalu lintas normal. Peningkatan tertinggi tercatat di GT Cileunyi, dengan kenaikan lalin menuju wilayah Rancaekek atau Garut sebesar 14,09% (36.902 kendaraan).

Rivan menyatakan bahwa kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan di sejumlah sektor turut memengaruhi pola perjalanan masyarakat.

"Berdasarkan pemantauan lalu lintas dan analisis pola mobilitas kendaraan, kami memproyeksikan adanya peningkatan volume lalu lintas kendaraan keluar Jakarta yang akan terjadi pada Rabu, 24 Desember 2025. Pergeseran puncak arus ini dipengaruhi oleh kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan di lingkungan pemerintahan dan sektor lainnya," ujar Rivan.

Jasa Marga berkomitmen untuk mempersiapkan layanan prima. Mereka juga mengimbau pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, serta memperhatikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik. Untuk kelancaran transaksi, pengguna jalan tol diimbau menggunakan satu kartu uang elektronik yang sama saat tapping di gerbang tol masuk dan keluar, khususnya pada ruas tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Tol Cipularang, Padaleunyi, dan Jalan Tol JORR II.

"Informasi terkini seputar kondisi lalu lintas dapat diakses melalui kanal informasi resmi Jasa Marga, seperti aplikasi Travoy dan One Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor 14080," tukasnyasinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: