Siapkan Anggaran 2 Triliun Dukung Pembiayaan Ekpor Furnitur

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Rabu, 24 Desember 2025 | 06:00 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat bertemu Bahlil Lahaldalia (Foto/Instagram Menkeu RI)
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa saat bertemu Bahlil Lahaldalia (Foto/Instagram Menkeu RI)

BeritaNasional.com -  Anggaran senilai Rp2 triliun disiapkan Kementerian Keuangan untuk mendukung pembiayaan ekspor industri furnitur yang disalurkan melalui Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI).

Pernyataan ini disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi persnya, Selasa (23/12/2025) di Jakarta. 

“Sekarang kami siapkan Rp2 triliun untuk perusahaan tekstil maupun furnitur. Jadi, mereka bisa datang ke LPEI, bunganya 6% Itu saya janjikan ke mereka,” terangnya. 

Ia kemudian menjelaskan volume pembiayaan LPEI saat ini baru mencapai Rp200 miliar. Sementara pelaku usaha furnitur mengusulkan pembiayaan ditingkatkan hingga Rp16 triliun.

Untuk sekarang Purbaya mengabulkan usulan tersebut dengan batas anggaran Rp2 triliun.

Usulan insentif pembiayaan disampaikan saat pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia menyambangi kantor Kementerian Keuangan Jakarta beberapa waktu lalu. 

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie menjelaskan pihak pengusaha mengusulkan skema insentif hingga deregulasi untuk mendukung industri furnitur.

Kadin Indonesia mencatat peluang ekspor furnitur global bisa mencapai 300 miliar dolar AS, sedangkan porsi Indonesia saat ini baru sekitar 2,5 miliar dolar AS.

Data ini menandakan kontribusi industri furnitur Indonesia relatif kecil di tengah peluang pasar ekspor yang besar.

Selain pendanaan dan strategi industrialisasi, pengusaha juga menyampaikan pertimbangan diversifikasi pasar yang lebih merata, mengingat saat ini pasar ekspor furnitur Indonesia masih terpusat ke Amerika Serikat dengan porsi mencapai 60% . (Antara)

 

 

 

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: