Pencarian ABK KM Maulana 30 yang Hilang di Perairan Belimbing Lampung Dihentikan

Oleh: Bachtiarudin Alam
Sabtu, 27 Desember 2025 | 13:13 WIB
Pencarian ABK KM Maulana 30 dihentikan (Beritanasional/Bachtiar)
Pencarian ABK KM Maulana 30 dihentikan (Beritanasional/Bachtiar)

BeritaNasional.com - Basarnas Kelas A Lampung resmi menghentikan operasi pencarian delapan anak buah kapal (ABK) KM Maulana 30 yang dilaporkan hilang setelah kapal terbakar di perairan selatan Belimbing, Kabupaten Pesisir Barat, Provinsi Lampung, Jumat (26/12/2025).

Dihentikannya proses pencarian ini, setelah Tim SAR Gabungan selama tujuh hari telah melakukan pencarian secara intensif. Namun tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban ABK KM Maulana 30

“Operasi SAR telah dilaksanakan sesuai dengan rencana operasi dan perhitungan SAR Map Prediction. Namun hingga hari ketujuh, korban belum ditemukan,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Lampung, Deden Ridwansah dalam keteranganya, dikutip Sabtu (27/12/2025).

Sebelum dihentikan, memasuki hari ke 7 operasi, Tim SAR melaksanakan briefing dan koordinasi sejak pagi untuk pencarian di area seluas 142 nautical mile persegi. Dengan KN SAR 224 Basudewa untuk menyisir sejumlah titik koordinat yang telah ditentukan.

Tim juga melakukan penyisiran sepanjang pesisir Tampang hingga wilayah Way Bangik dan Teluk Kiluan. Namun hingga sore hari, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan delapan ABK KM Maulana 30 yang masih dalam status dalam pencarian.

“Setelah berkoordinasi dengan Saiful Umam (pihak keluarga korban), operasi SAR kecelakaan kapal KM Maulana 30 resmi dihentikan dan dilanjutkan dengan pemantauan. Seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” kata Deden.

Berdasarkan data yang dihimpun, dari total 33 orang di atas kapal, sebanyak 25 orang berhasil selamat, sementara delapan orang dinyatakan hilang. Selama operasi berlangsung, Tim SAR Gabungan melibatkan unsur Basarnas, TNI, POLRI, Kementerian KKP, potensi SAR serta relawan.

Dalam kesempatan ini Kantor SAR Lampung turut mengucapkan terimakasih kepada Tim SAR Gabungan yang telah membantu proses pencarian. Dan tidak lupa kepada keluarga korban yang ditinggalkan turut berduka cita dan belasungkawa atas musibah yang menimpa.
 sinpo

Editor: Dyah Ratna Meta Novia
Komentar: