Kemenlu Pastikan Aset Indonesia di Venezuela Aman

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Rabu, 07 Januari 2026 | 10:57 WIB
Pengunjuk rasa dari berbagai aliansi membakar bendera dan poster Donald Trump. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)
Pengunjuk rasa dari berbagai aliansi membakar bendera dan poster Donald Trump. (Beritanasional.com/Oke Atmaja)

BeritaNasional.com -  Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI memastikan aset Indonesia yang ada di Venezuela, khususnya aset di bawah PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP), dipastikan kondisinya aman. Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Caracas terus memantau kondisi dan keamanan berbagai aset Indonesia di Venezuela seusai serangan militer Amerika Serikat.

Juru Bicara Kemlu RI Yvonne Mewengkang menerangkan KBRI Caracas terus berkoordinasi dan memantau perkembangan situasi di Venezuela. 

“Kemlu RI melalui KBRI Caracas pun terus berkoordinasi untuk memantau perkembangan situasi di Venezuela, khususnya terkait keamanan aset serta operasional PIEP,” jelasnya di Jakarta. 

Ia juga membernarkan pernyataan manajemen PT PIEP beberapa waktu yang lalu yang mengatakan fasilitas ladang migas yang dikelola oleh PIEP tidak terdampak serangan AS terhadap Venezuela pada Sabtu lalu.

Dalam tanggapan resminya, Minggu (4/1), PT PIEP menyampaikan pihaknya merupakan pemegang saham mayoritas, dengan kepemilikan 71,09%, pada perusahaan eksplorasi migas Perancis Maurel & Prom (M&P) yang salah satu asetnya berada di Venezuela.

PIEP menyatakan berdasarkan pemantauan yang dilakukan, tidak terdapat dampak atau kerusakan apapun terhadap aset dan staf M&P di Venezuela.

Perusahaan juga menyampaikan terus melakukan pemantauan secara cermat serta menjalin koordinasi berkelanjutan dengan KBRI Caracas sebagai langkah kehati-hatian.

Indonesia pun menyerukan kepada semua pihak untuk mematuhi hukum internasional, termasuk prinsip-prinsip Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum humaniter internasional, serta mengutamakan keselamatan warga sipil. (Antara)sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: