Uni Afrika Kecam Keras Pengakuan Israel atas Somaliland, Sebut sebagai Tindakan Ilegal

Oleh: Tim Redaksi
Kamis, 08 Januari 2026 | 17:00 WIB
Somalia protes Israel yang akui Somaliland, ungkap upaya pencaplokan wilayah-Bendera Somalia. (BeritaNasional/Instagram Somalia)
Somalia protes Israel yang akui Somaliland, ungkap upaya pencaplokan wilayah-Bendera Somalia. (BeritaNasional/Instagram Somalia)

BeritaNasional.com - Uni Afrika (AU) mengutuk sekaligus menolak pengakuan sepihak Israel terhadap wilayah yang menamakan diri Republik Somaliland. Blok yang beranggota 55 negara tersebut mendesak Israel untuk segera mencabut pengakuan tersebut demi menjaga stabilitas di kawasan.

Sikap resmi ini diungkapkan Dewan Perdamaian dan Keamanan Uni Afrika yang dikutip dari Xinhua News pada Rabu (7/1/2026) setelah pertemuan tingkat menteri yang membahas pelestarian kedaulatan dan keutuhan wilayah Somalia.

Dalam pertemuan tersebut, Uni Afrika menekankan bahwa tidak ada pihak luar mana pun yang memiliki wewenang untuk mengubah batasan wilayah negara anggota AU. Pengakuan Israel dianggap tidak memiliki landasan hukum yang kuat.

"Deklarasi semacam itu adalah batal, tidak sah, dan tidak memiliki kekuatan hukum menurut hukum internasional," bunyi pernyataan tegas dari dewan tersebut.

Lebih lanjut, Uni Afrika memperingatkan bahwa langkah Israel dapat memicu ancaman serius bagi perdamaian di benua Afrika, khususnya di wilayah Tanduk Afrika. 

Tindakan ini juga dikhawatirkan akan merusak inisiatif keamanan bersama serta menciptakan preseden berbahaya yang bertentangan dengan prinsip-prinsip diplomasi yang telah disepakati.

Alih-alih intervensi asing, Uni Afrika mendorong Pemerintah Federal Somalia dan negara bagiannya untuk terus mengedepankan dialog internal. 

AU menilai musyawarah adalah satu-satunya jalan keluar yang layak dan dapat diterima untuk menyelesaikan perbedaan apa pun di dalam negeri tanpa mengorbankan persatuan nasional.

Pemicu Ketegangan Diplomatik

Ketegangan ini bermula ketika Israel menjadi negara pertama di dunia yang secara resmi mengakui kedaulatan Somaliland pada 26 Desember 2025. 

Keputusan tersebut langsung memicu kecaman keras dari pemerintah Somalia dan sebagian besar komunitas internasional yang tetap menganggap Somaliland sebagai bagian sah dari wilayah Somalia.

Somaliland sendiri telah mendeklarasikan kemerdekaan dari Somalia sejak 1991. Namun, selama puluhan tahun, wilayah tersebut tidak mendapatkan pengakuan internasional secara luas hingga langkah mengejutkan yang diambil Israel akhir tahun lalu.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: