Mayoritas SPBU dan Agen Elpiji di Lokasi Bencana Sumatera Pulih, Stok Aman

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:03 WIB
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita. (BeritaNasional/tangkapan layar)
Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita. (BeritaNasional/tangkapan layar)

BeritaNasional.com -  PT Pertamina (Persero) memastikan mayoritas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan agen elpiji di wilayah terdampak bencana banjir di Sumatera telah kembali pulih. Stok BBM dan elpiji juga dipastikan dalam kondisi aman.

Berdasarkan data Pertamina, sebanyak 151 dari total 156 SPBU di Aceh telah kembali beroperasi. Sebanyak lima SPBU lainnya belum dapat beroperasi karena kendala akses.

Sementara itu dari 131 agen elpiji di Aceh, seluruhnya telah kembali beroperasi. Hal yang sama juga berlaku untuk sembilan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Aceh yang kini seluruhnya beroperasi normal.

Di Sumatera Utara, tercatat sebanyak 406 SPBU, 383 agen LPG, serta 46 SPBE telah kembali beroperasi.

“Di Sumatera Barat, untuk lembaga penyalur BBM terdapat 147 SPBU dan tidak ada yang terdampak. Kemudian untuk lembaga penyalur LPG, terdapat 172 agen LPG yang juga tidak terdampak. Jumlah SPBE di sana ada 14, dan kami bersyukur seluruhnya tidak terdampak. Artinya, seluruh lembaga penyalur di Sumatra Barat dapat beroperasi 100 persen,” kata Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita dalam konferensi pers Update Penanganan Pascabencana, Jumat (9/1/2026).

Arya menegaskan, stok BBM dan elpiji di ketiga provinsi terdampak bencana saat ini berada dalam kondisi aman dan memadai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. 

“Stok dalam posisi aman. Jadi Bapak dan Ibu tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan BBM dan elpiji. Semuanya dalam kondisi aman,” ujarnya.

Meski hampir seluruh SPBU dan agen elpiji telah beroperasi, Arya menambahkan Pertamina masih menerapkan pola distribusi alternatif dan darurat. Hal ini dilakukan karena kondisi jalur distribusi belum sepenuhnya normal.

Pertamina menyalurkan BBM dan elpiji melalui jalur laut dan udara untuk menjangkau wilayah yang akses daratnya masih terputus. Selain itu, perusahaan juga menyiapkan jalur darat alternatif.

Berkat kolaborasi dengan BNPB, TNI, Polri, pemerintah daerah, serta berbagai pihak lainnya, Pertamina dapat menyalurkan BBM ke daerah-daerah yang sempat terisolasi.

“Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Kami mendistribusikan BBM menggunakan drum yang dimuat ke dalam pesawat, serta tabung LPG yang diangkut dengan helikopter menggunakan metode sling load. Selain itu, ada juga distribusi menggunakan pesawat Air Tractor,” tutupnya.sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: