Perkuat Ketersediaan Energi 45,9 Ribu Metrik Ton Elpiji dari AS Tiba di Indonesia

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Selasa, 14 Juli 2026 | 10:28 WIB
Pertamina dukung elpiji satu harga (Beritanasional/Oke Atmadja)
Pertamina dukung elpiji satu harga (Beritanasional/Oke Atmadja)

BeritaNasional.com -  PT Pertamina Patra Niaga terus berupaya memastikan ketersediaan elpiji (Liquefied Petroleum Gas) nasional melalui pengelolaan rantai pasok yang terintegrasi dari pengadaan, transportasi, penyimpanan, hingga distribusi.

VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora mengatakan untuk memperkuat ketahanan energi nasional., Armada Pertamina Gas 1 (PG1) yang membawa sekitar 45,9 ribu metrik ton elpiji dari Freeport Texas Amerika Serikat (AS) sudah didatangkan. Muatan yang diangkut Pertamina Gas 1 terdiri atas sekitar 23 ribu metrik ton Propane dan 22,8 ribu metrik ton Butane.

“Kedatangan Pertamina Gas 1 menjadi wujud nyata komitmen kami dalam memastikan pasokan elpiji tetap tersedia secara aman, andal, dan berkelanjutan," ujarnya, kemarin. 

Ia memastikan Pertamina Patra Niaga terus memastikan setiap mata rantai pasok, mulai dari pengadaan hingga distribusi, berjalan secara terintegrasi agar kebutuhan energi masyarakat dan sektor produktif tetap terpenuhi

Muatan elpiji yang dibawa Pertamina Gas 1 setara dengan sekitar 15,2 juta tabung elpiji 3 kilogram. Tiba di Indonesia, sekitar 26 ribu metrik ton dibongkar di Terminal Elpiji Sekong Banten dan sekitar 19,9 ribu metrik ton akan dibongkar di Terminal Elpiji Arun Aceh.

Pasokan ini akan memperkuat stok nasional sebelum didistribusikan melalui jaringan infrastruktur Pertamina Patra Niaga sesuai kebutuhan guna menjaga keandalan pasokan elpiji bagi masyarakat.

Pertamina Gas 1 bertolak dari Freeport (US FPO) Texas Amerika Serikat 29 Mei 2026 dan menempuh pelayaran lintas samudra menuju Indonesia dengan mengedepankan aspek keselamatan, keamanan, dan keandalan operasional.

Pengiriman itu mencerminkan kapabilitas Pertamina Patra Niaga dalam mengelola rantai pasok energi global secara profesional sehingga pasokan LPG dapat tiba sesuai jadwal untuk mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional. (Antara)

 sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: