Sempat Jadi Masalah, 3 Ton Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Sudah Beres Diangkut
BeritaNasional.com - Tumpukan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), sudah selesai dibersihkan pada Senin (12/1/2026). Pembersihan ini dimulai sejak Kamis (8/1/2026).
Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Kramat Jati Dwi Firmansyah mengatakan, 3.012 ton sampah sudah dibersihkan.
"Penanganan sampah lama yang menumpuk di Pasar Induk Kramat Jati sudah rampung. Sampah yang ada saat ini merupakan sampah baru dari aktivitas pedagang," kata Dwi dalam keterangan resminya pada Rabu (14/1/2026).
Dwi mengatakan cuaca menjadi salah satu kendala pengumpulan sampah karena kerap terjadi hujan deras disertai angin kencang dan petir.
"Untuk hari pertama hingga hari keempat, sebanyak 132 truk telah dikerahkan sehingga total keseluruhan mencapai 178 truk pengangkut sampah," ujar Dwi.
Menurut Dwi, pihaknya memprioritaskan pengangkutan sampah lama dibandingkan sampah baru.
Sebab, sampah lama memiliki kandungan amonia yang tinggi, bau sangat menyengat, serta berpotensi membahayakan kesehatan manusia.
"Warna sampah lama sudah menghitam dan mengalami pembusukan. Sementara sampah baru belum mengalami proses itu," jelas Dwi.
Untuk mencegah terjadinya penumpukan sampah di masa yang akan datang, dikerahkan 10 hingga 11 armada truk sampah setiap hari di Pasar Induk Kramat Jati.
"Volume sampah harian di Pasar Induk Kramat Jati mencapai sekitar 180 hingga 200 ton yang didominasi sampah organik," beber Dwi.
Sementara itu, Manajer Pasar Induk Kramat Jati Agus Lamun menyampaikan apresiasi kepada jajaran Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Timur atas respons cepat dalam menangani permasalahan sampah tersebut.
"Kami akan terus berkoordinasi agar pengelolaan sampah dapat berjalan lebih optimal. Pasalnya, dampak tumpukan sampah ini sangat dirasakan pedagang, pengunjung, dan masyarakat sekitar," tandasnya.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
DUNIA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 1 hari yang lalu
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
OLAHRAGA | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 18 jam yang lalu





