Tersandung Kasus Perekrutan Ilegal, CEO OnePlus Terancam Ditahan
BeritaNasional.com - Liu Zuohu, yang lebih dikenal sebagai Pete Lau, CEO sekaligus co-founder OnePlus, menghadapi masalah hukum serius di Taiwan.
Setelah beberapa bulan jarang terdengar, kini Lau ditetapkan tersangka atas dugaan praktik perekrutan ilegal.
Kantor Kejaksaan Distrik Shilin, Taiwan, mengeluarkan dokumen resmi yang menjerat dua warga Taiwan atas dugaan membantu perekrutan yang dilakukan CEO OnePlus.
Dalam kasus ini, perusahaan yang dipimpin Lau disebut merekrut lebih dari 70 insinyur Taiwan untuk pengembangan dan pengujian perangkat lunak tanpa izin resmi dari pemerintah setempat.
Proses perekrutan ini dianggap melanggar Cross-Strait Act, undang-undang yang mengatur aktivitas lintas selat antara China dan Taiwan.
Hingga saat ini, Pete Lau maupun pihak OnePlus belum memberikan pernyataan resmi terkait kasus tersebut.
Kasus ini menambah daftar tantangan hukum yang dihadapi perusahaan teknologi besar dalam mengelola operasi lintas negara, terutama di kawasan dengan regulasi ketat seperti Taiwan.
PERISTIWA | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
EKBIS | 23 jam yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu
HUKUM | 1 hari yang lalu







