Pemprov DKI Siagakan 1.790 Pasukan Oranye Tangani Sampah Dampak Banjir
BeritaNasional.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI menyiagakan 1.790 pasukan oranye untuk menangani sampah akibat banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta.
Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi menghadapi potensi curah hujan tinggi pada periode Januari hingga Februari 2026.
Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, kesiapan sumber daya manusia serta sarana dan prasarana menjadi faktor utama dalam penanganan sampah saat banjir.
“Fokus kami adalah memastikan sampah tidak menumpuk, saluran air tetap berfungsi optimal, serta lingkungan warga terdampak banjir dapat segera dibersihkan secara cepat dan terkoordinasi,” kata Asep, Sabtu (17/1/2026).
Dalam mendukung upaya tersebut, DLH DKI Jakarta juga menyiagakan berbagai sarana dan prasarana, yakni 101 unit truk pengangkut sampah, 116 unit alat berat, 15 perahu karet, 25 bus toilet, serta 48 toilet portabel.
Selain itu, disiapkan ribuan peralatan kerja berupa 1.369 cangkrang atau garpu penggaruk sampah, 1.235 cangkul, 1.329 sapu, serta 7.836 karung atau plastik sampah.
Seluruh personel dan armada tersebut disebar di 25 lokasi rawan banjir di Jakarta guna mempercepat penanganan sampah sekaligus menjaga fungsi drainase kota.
“Seluruh personel dan armada kami sebar di 25 lokasi rawan banjir untuk mempercepat penanganan sampah sekaligus menjaga fungsi drainase kota tetap berjalan dengan baik,” jelasnya.
Selain itu, DLH DKI Jakarta juga menerapkan pola penanganan khusus selama musim hujan.
Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA) disiagakan di sembilan titik rawan banjir dengan mengoptimalkan 29 unit saringan sampah otomatis.
Personel lapangan turut dilengkapi dengan perlengkapan pendukung seperti kubus apung, bus toilet, tangki air, dan toilet portabel.
“Melalui sistem siaga ini, kami berupaya mencegah sampah menyumbat saluran air serta menjaga kelancaran aliran sungai, sehingga dampak banjir dapat ditekan secara efektif," jelas dia.
"Harapannya, warga dapat segera kembali beraktivitas di lingkungan yang aman dan bersih,” tambahnya menandaisi.

TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu







