Pascabanjir Sumatera, ATR/BPN Siapkan Ribuan Hektare Lahan Hunian Tetap

Oleh: Ahda Bayhaqi
Senin, 19 Januari 2026 | 16:43 WIB
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. (Foto/ATR BPN)
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. (Foto/ATR BPN)

BeritaNasional.com - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid melaporkan kesiapan tanah untuk pembangunan hunian tetap pascabencana banjir Sumatera. Nusron memastikan telah tersedia tanah membangun hunian tetap untuk para korban banjir.

Pertama, di Aceh terdapat 52 tanah hak guna usaha (HGU) yang terdampak banjir. Ada 52 HGU dengan luas 81.551 hektar yang berpotensi untuk digunakan menjadi hunian tetap.

Kemudian, di Aceh juga ada 80.047 hektar tanah terlantar dan ada 10 HGU dengan luas 2.546 hektar dengan radius 1 km dari lokasi bencana. Serta ada 1.503 hektar tanah yang berakhir jangka waktunya dan 1 HGU dengan luas 178 hektar yang berada di radius sampai dengan 1 km dari lokasi bencana.

"Jadi artinya seandainya nanti untuk Huntap ingin menggunakan eks HGU maupun menggunakan HGU yang jaraknya 1 km aman kita sudah siapkan," ujar Nusron saat rapat kerja dengan Komisi II DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/1/2026).

Sementara di Sumatera Utara terdapat potensi 18 HGU seluas 24.418 hektar yang bisa digunakan menjadi hunian tetap. Kemudian ada 3 HGU dengan luas 1.647 hektar berakhir jangka waktunya.

"Sehingga aman, ada outstanding 1.647 ha yang HGU nya habis bisa dialokasikan untuk kepentingan huntap," kata Nusron.

Selanjutnya di Sumatera Barat ada 33 HGU dengan luas 88.445 hektar berpotensi menjadi hunian tetap.

Nusron menjelaskan, dari 33 HGU terdapat 30 HGU yang telah ditetapkan sebagai tanah terlantar, dan ada 2 HGU dengan luas 1.249 hektar radiusnya 1km dari lokasi bencana.

"Kemudian terdapat 3 HGU dengan luasan 835 yang berakhir jangka waktunya dan terdapat 2 HGU yang berakhir jangka waktu tersebut dengan luas 514 ha ada dalam radius 1 km dengan lokasi bencana," jelasnya.

Maka itu, tanah untuk pembangunan hunian tetap pascabencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat telah siap.

"Sehingga kemudian baik Aceh, Sumatera Utara, maupun Sumbar untuk tanah untuk huntap insyaallah siap," pungkas Nusron.sinpo

Editor: Harits Tryan
Komentar: