100 Brimob Bangun 100 Unit Huntara bagi Warga Terdampak Bencana di Kapalo Koto Padang

Oleh: Bachtiarudin Alam
Selasa, 20 Januari 2026 | 11:28 WIB
Polri bangun 100 huntara di Kapalo Koto, Pauh, Kota Padang, Sumbar. (BeritaNasional/Humas Polri)
Polri bangun 100 huntara di Kapalo Koto, Pauh, Kota Padang, Sumbar. (BeritaNasional/Humas Polri)

BeritaNasional.com - Polri tengah membangun hunian sementara (huntara) sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Pembangunan ini dikerjakan oleh 100 personel Brimob Polda Sumbar yang difokuskan untuk mempercepat pembangunan huntara, agar masyarakat segera mendapatkan hunian layak, aman, dan nyaman.

“Pembangunan Huntara ini adalah wujud nyata kehadiran negara melalui Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami kesulitan,” kata Kabagpenum Ropenmas Divisi Humas Polri Kombes Pol. Erdi A. Chaniago dalam keteranganya, Selasa (20/1/2026).

Di samping itu, Erdi menegaskan bahwa pembangunan huntara ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membantu pemulihan pascabencana kepada masyarakat terdampak.

“Polri tidak hanya hadir dalam tugas menjaga keamanan, tetapi juga aktif dalam misi kemanusiaan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” ujar Erdi

Menurutnya, pembangunan huntara bertujuan agar warga dapat segera memiliki tempat tinggal yang lebih layak sambil menunggu proses rehabilitasi dan pembangunan hunian permanen.

“Kami berharap hunian sementara ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Dengan adanya Huntara, warga bisa kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara lebih tenang dan bermartabat,” tambahnya.

Sebanyak 100 unit huntara mulai dibangun secara bertahap yang progres pembangunannya mencapai sekitar 80 persen. Seluruh proses pengerjaan dilakukan dengan semangat gotong royong, disiplin, serta sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat.

Kehadiran personel Brimob Polda Sumbar dalam kegiatan ini juga mendapat apresiasi positif dari warga. Masyarakat mengaku sangat terbantu dengan keterlibatan langsung Polri dalam mempercepat pembangunan hunian sementara tersebut.

“Respons masyarakat sangat baik. Mereka merasakan langsung bahwa Polri benar-benar hadir untuk membantu, bukan hanya saat kondisi aman, tetapi juga ketika masyarakat sedang membutuhkan pertolongan,” ungkap Erdi.

Diharapkan, huntara yang sedang dibangun ini dapat segera selesai dan dimanfaatkan oleh warga terdampak sebagai tempat berlindung yang aman, sambil menunggu proses pemulihan dan pembangunan hunian permanen oleh pemerintah.sinpo

Editor: Kiswondari
Komentar: