Basarnas Ungkap Langkah Kaki Smartwatch Milik Co-Pilot ATR 42-500 Data Bulan Lalu

Oleh: Ahda Bayhaqi
Selasa, 20 Januari 2026 | 19:18 WIB
Penampakan Badan dan Ekor Pesawat ATR Ditemukan di Lereng Gunung Bulusaraung, Tertutup Kabut. (Foto/Istimewa)
Penampakan Badan dan Ekor Pesawat ATR Ditemukan di Lereng Gunung Bulusaraung, Tertutup Kabut. (Foto/Istimewa)

BeritaNasional.com -  Kepala Basarnas Marsda Mohammad Syafii menjelaskan informasi langkah kaki pada smartwatch milik co-pilot pesawat ATR 42-500 yang kecelakaan di Sulawesi Selatan. Data langkah kaki itu adalah rekaman beberapa bulan lalu co-pilot ATR 42-500 Farhan Gunawan selama di Yogyakarta.

"Terkait dengan pergerakan yang dari smartphone, kita sudah dibantu oleh Polda Sulawesi Selatan. Dan yang bersangkutan sudah dimintai keterangan," ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/1/2026).

"Setelah dibuka, bahwa ternyata rekaman itu di beberapa bulan yang lalu waktu korban masih di Jogja. Dan itu sudah diclearkan tadi pagi," jelas Syafii.

Pihak keluarga telah memahami kondisi saat ini. Syafii juga memastikan upaya evakuasi terus dilakukan.

"Dari pihak keluarga juga sudah memahami, dan kita juga memahami perasaan keluarga, makanya itu dibroadcast. Mohon doanya saja, kita sudah mengerahkan banyak pesawat, mulai dari pesawat Boeing, ada tiga pesawat helikopter sekarang kita modifikasi cuaca mudah-mudahan cuaca membaik," ujarnya.

Syafii memastikan tidak ada korban yang selamat. Ia hanya berharap kepada mukjizat masih ada korban masih hidup.

"Saya sampaikan kita masih tetap mengharapkan ada mukjizat, ada korban yang bisa kita selamatkan dalam kondisi hidup," tukasnya. sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: