Pemerintah Pastikan Ketersediaan Stok Pangan Strategis Lebih dari Cukup

Oleh: Sri Utami Setia Ningrum
Kamis, 22 Januari 2026 | 20:28 WIB
Mentan Amran Sulaiman. (Foto/Setpres)
Mentan Amran Sulaiman. (Foto/Setpres)

BeritaNasional.com -  Ketersediaan stok pangan strategis hingga Ramadhan dan Idul Fitri 2026 dipastikan aman.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menyatakan ketersediaan stok pangan strategis dalam kondisi lebih dari cukup.

Seusai melaksanakan rapat koordinasi yang melibatkan pedagang, pengusaha, produsen, Satgas Pangan, Bulog, dan BUMN pangan di Jakarta, Kamis (22/1/2026)  mentreri pertanianini mengatakan, stok beras nasional hingga Januari mencapai 3,3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah.

Sedangkan stok minyak goreng di Bulog tersedia 700 ribu ton.

“Tidak ada alasan harga naik. Semua unsur terlibat sepakat untuk tidak menjual pangan strategis kita di atas harga eceran tertinggi (HET),” ujarnya.

Ia menegaskan apabila ada pihak yang menjual di atas HET, Satgas Pangan akan turun tangan dan bila perlu melakukan penindakan.

Selain menjaga HET,  komitmen pemerintah untuk memastikan harga pangan tetap sesuai dengan harga pokok penjualan (HPP), sehingga tercipta keadilan bagi produsen, pedagang, maupun konsumen.

“Harga ayam justru di bawah HPP tadi. Itu hanya Rp22–23 ribu per kilogram padahal HPP-nya Rp25 ribu. Naik ini harus naik. Insya Allah di Ramadhan (harganya) naik,” ujar dia.

Dengan stok yang mencukupi, Amran optimistis masyarakat dapat menjalani bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri dengan harga pangan yang stabil.

Berdasarkan data Panel Harga Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang diakses pada Kamis pukul 09.00 WIB, harga beberapa komoditas pangan, seperti daging ayam ras, telur ayam ras, dan minyak goreng terpantau turun.

Harga daging ayam ras kini menjadi Rp38.797 per kilogram , telur ayam ras yang tercatat berada di rata-rata Rp30.648 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan Rp20.895 per liter.

Kemudian, beras premium tercatat berada di harga rata-rata Rp15.527 per kilogram, beras medium Rp13.330 per kilogram, dan beras SPHP Rp12.398 per kilogram sinpo

Editor: Sri Utami Setia Ningrum
Komentar: