Singgung Gaji Atlet Esports Whitemon Tembus Miliaran Rupiah, Anggota DPR: Lewat Gaji Kita!
BeritaNasional.com - Anggota Komisi VII DPR Muhammad Hatta meminta negara turut memberikan dukungan kepada anak muda yang terjun menjadi atlet olahraga elektronik atau esports. Karena di dunia hari ini, potensi anak muda berkarya di dunia game terbuka lebar.
Hal it dikatakan Hatta saat rapat kerja Komisi VII DPR dengan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).
"Saya berharap negara ini fokus pada itu, anak muda ini. Anak muda ini bagaimana caranya disupport oleh negara untuk bisa berkreasi. Di situlah fungsi kita seperti negara-negara lain, bagaimana dengan apa Korea Selatan ya, bagaimana dengan Jepang mensupport anak-anak mudanya supaya bisa berkreasi secara profesional gitu kan," kata Hatta.
"Karena potensi itu ada, Pak. Potensi yang yang terbuka lebar itu ada," tegasnya.
Lantas, Hatta menyinggung gaji sejumlah atlet esports Indonesia yang memiliki penghasilan besar. Seperti eks atlet esports Dota 2 Kenny 'Xepher' Deo , yang juga pelatih tim Alter Ego Mobile Legends dengan penghasilan Rp5,8 miliar. Serta atlet esports Dota 2 Matthew 'Whitemon' Filemon yang penghasilannya mencapai Rp5,2 miliar. Keduanya menjadi atlet esports berpenghasilan tertinggi di Indonesia.
Menurut Hatta, penghasilan anak muda yang menjadi atlet esports jangan dianggap remeh. Karena bisa melampaui gaji anggota dewan.
"Matthew Whitemon ini orang Indonesia juga, gajinya 5,2 miliar untuk main game aja. Ini jangan dianggap remeh. Jadi kalau gaji DPR lewat ini sudah, per bulan loh gaji mereka ini. Jadi saya kira saya punya beberapa nama ini yang ada di data saya," ujarnya.
Hatta meminta pemerintah jangan anggap sebelah mata industri game. Pemerintah harus serius membantu anak-anak muda berkarya di dunia game.
"Potensi game online ini, Pak, jangan dianggap sebelah mata gitu ya. Kalau kita memang serius, saya kira negara ini harus serta membantu untuk anak-anak muda ini mendapatkan waktu apa mendapatkan kesempatan untuk bisa berkreasi," ujar Hatta.
Ia juga menyinggung pemotongan anggaran Kementerian Ekonomi Kreatif. Menurut Hatta, kementerian yang memiliki potensi besar seperti Kementerian Ekonomi Kreatif seharusnya tidak perlu dipotong anggarannya.
"Saya kira pemerintah harus paham ya yang dipotong jangan semua KL, KL2 yang punya potensi untuk maju untuk bisa berkreasi seperti ekonomi kreatif ini jangan dipotong, udah segitu masih dipotong, sedih kita gitu," katanya.
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu







