National Handwriting Day, Warisan Tulisan Tangan yang Tetap Relevan

Oleh: Tim Redaksi
Jumat, 23 Januari 2026 | 03:30 WIB
Ilustrasi National Handwriting tanggal 23 Januari. (Foto/Freepik)
Ilustrasi National Handwriting tanggal 23 Januari. (Foto/Freepik)

BeritaNasional.com - Di era serba digital seperti sekarang, kebiasaan menulis dengan tangan mulai jarang dilakukan dan sering dianggap tidak lagi relevan.

Padahal, menulis secara manual memiliki banyak manfaat, mulai dari membantu kerja otak, menenangkan alur pikiran, hingga memperkuat daya ingat.

Aktivitas ini juga memberi pengalaman personal yang tidak bisa sepenuhnya digantikan oleh teknologi.

Oleh karena itu, setiap tanggal 23 Januari diperingati sebagai National Handwriting Day untuk mengingatkan kembali pentingnya tulisan tangan dalam kehidupan sehari-hari.

Sejarah National Handwriting Day

National Handwriting Day diperingati bertepatan dengan hari lahir John Hancock, tokoh penting dalam sejarah Amerika Serikat yang dikenal sebagai penandatangan pertama Deklarasi Kemerdekaan.

Tanda tangannya yang khas dan mudah dikenali membuat nama John Hancock hingga kini identik dengan istilah “tanda tangan”.

Jika ditarik lebih jauh, sejarah tulisan tangan beriringan dengan perkembangan peradaban manusia.

Menulis menjadi tonggak penting yang menandai peralihan manusia dari masa prasejarah ke masa sejarah.

Sejak sekitar 3400 SM, berbagai sistem tulisan mulai berkembang secara mandiri di sejumlah wilayah dunia, seperti Mesopotamia, Tiongkok, India, dan Mesoamerika.

Salah satu bentuk tulisan tertua ditemukan di wilayah Irak modern, berupa simbol-simbol sederhana yang kemudian berkembang menjadi aksara paku atau cuneiform milik bangsa Sumeria.

Seiring berjalannya waktu, sistem tulisan terus mengalami perkembangan, mulai dari tulisan berbasis gambar hingga sistem alfabet dan tulisan yang menggabungkan bunyi serta makna.

Tulisan tangan pun digunakan dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari pencatatan administrasi, komunikasi, karya sastra, hingga seni seperti kaligrafi yang berkembang di berbagai kebudayaan dunia.

Makna National Handwriting Day

Peringatan National Handwriting Day memiliki makna sebagai pengingat akan pentingnya menulis dengan tangan di tengah dominasi teknologi digital.

Menulis secara manual dipercaya mampu meningkatkan fokus, membantu proses mengingat, serta memberikan efek relaksasi bagi pikiran.

Selain itu, tulisan tangan juga memiliki nilai emosional yang lebih kuat dibandingkan teks digital, terutama ketika dituangkan dalam bentuk surat atau catatan pribadi.

Melalui peringatan ini, masyarakat diajak untuk kembali membiasakan diri menulis dengan tangan, baik untuk jurnal harian, surat, maupun daftar kegiatan.

Meski sederhana, tulisan tangan tetap menjadi keterampilan dan warisan budaya yang patut dihargai dan dilestarikan.

(Rep/Shafira)sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: