DPR Pastikan Pemilihan Deputi Gubernur BI Independen: Beri Penilaian Objektif

Oleh: Lydia Fransisca
Jumat, 23 Januari 2026 | 16:20 WIB
Wamenkeu Thomas Djiwandono. (Foto/Kemenkeu)
Wamenkeu Thomas Djiwandono. (Foto/Kemenkeu)

BeritaNasional.com - Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun kembali menanggapi isu independensi legislatif dalam pemilihan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Seperti diketahui, Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono, yang juga merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto, turut menjadi salah satu kandidat Deputi Gubernur BI.

Misbakhun mengatakan bahwa masyarakat bebas untuk berpendapat karena setiap orang berhak memiliki persepsinya masing-masing.

“Masyarakat mempunyai persepsi, itu adalah hak masyarakat. Hak masyarakat untuk memberikan penilaian dan sebagainya,” kata Misbakhun di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2026).

Menurut Misbakhun, polemik di masyarakat juga menjadi tantangan tersendiri bagi Thomas dalam proses pemilihan Deputi Gubernur BI.

“Itu juga menjadi tantangan tersendiri bagi Pak Thomas secara pribadi,” ujar Misbakhun.

Meski demikian, Misbakhun menegaskan bahwa Thomas memiliki kompetensi sebagai Deputi Gubernur BI.

“Bagi kami di Komisi XI, terutama saya yang mengenal Pak Thomas, beliau adalah orang yang memiliki kemampuan dan rekam jejak yang bagus,” tegas Misbakhun.

“Dan saya yakin, kalaupun nanti beliau terpilih, itu bukan berarti kita kemudian menjadi tidak independen seperti yang disampaikan tadi, karena memang beliau memiliki kemampuan untuk itu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Misbakhun menyebut bahwa posisi Deputi Gubernur juga merupakan anggota Dewan Gubernur BI. 

“Deputi Gubernur Bank Indonesia adalah anggota Dewan Gubernur yang terdiri dari Gubernur, Deputi Gubernur Senior, dan beberapa Deputi Gubernur. Pekerjaan ini bersifat kolektif kolegial,” jelas Misbakhun.

“Jadi, independensi itu dikuatkan dan tidak mungkin hanya karena satu orang, independensi tersebut kemudian terganggu,” sambungnya.

Oleh karena itu, Misbakhun mengajak seluruh masyarakat untuk berpikir objektif terhadap para kandidat.

“Nah, ini yang perlu saya sampaikan kepada masyarakat. Berilah penilaian yang objektif kepada setiap calon,” tandasnya.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: