AS Pertimbangkan Akan Blokade Total Minyak terhadap Kuba
BeritaNasional.com - Gedung Putih mempertimbangkan kemungkinan blokade total impor minyak Kuba sebagai salah satu opsi yang bertujuan untuk mendorong perubahan rezim di negara Karibia tersebut. Hal itu dilaporkan oleh media Amerika Serikat (AS), Politico.
Belum ada keputusan final yang dibuat sejauh ini, tetapi perdebatan-perdebatan terkait masih berlangsung di dalam pemerintahan Presiden Donald Trump, menurut laporan tersebut, yang mengutip sejumlah narasumber yang mengetahui masalah itu.
Laporan tersebut menyebutkan bahwa tiadanya pengiriman minyak Venezuela, dan penjualan kembali sebagian dari kargo-kargo tersebut yang digunakan Havana untuk memperoleh mata uang asing, telah mencekik perekonomian Kuba.
Laporan itu juga menyebutkan bahwa blokade total impor minyak ke Kuba dapat bisa menyebabkan krisis kemanusiaan.
Presiden AS Donald Trump memerintahkan "blokade total dan menyeluruh" terhadap semua kapal tanker minyak yang dikenai sanksi dan berlayar masuk serta keluar dari Venezuela pada pertengahan Desember 2025.
Menteri Energi AS Chris Wright mengatakan, AS tidak hanya akan memasarkan minyak yang disimpan di Venezuela, tetapi juga mengendalikan penjualan output minyak dari negara tersebut tanpa batas waktu.
Menurut Badan Energi Internasional (IEA), Kuba mengimpor sekitar 60 persen pasokan minyaknya.
Venezuela sebelumnya merupakan pemasok minyak mentah utama Kuba sebelum militer AS menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada 3 Januari.
Sumber: Antara
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
DUNIA | 2 hari yang lalu






