Kemenkes Catat 70 Juta Orang Ikut Cek Kesehatan Gratis Sepanjang 2025

Oleh: Lydia Fransisca
Sabtu, 24 Januari 2026 | 18:42 WIB
Program periksa kesehatan gratis di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. (Foto/doc. Setkab)
Program periksa kesehatan gratis di Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. (Foto/doc. Setkab)

BeritaNasional.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sebanyak 70 juta orang telah mengikuti cek kesehatan gratis (CKG) sepanjang 2025.

Sementara itu, terdapat 10.225 puskesmas yang menyelenggarakan program tersebut di 38 provinsi.

“Kita sudah periksa 70 juta masyarakat Indonesia di 38 provinsi. Dari keseluruhan puskesmas kita 10.300, ini 10.225 sudah menyelenggarakan,” kata Dirjen Kesehatan Primer dan Komunitas Kementerian Kesehatan Maria Endang Sumiwi, dikutip Sabtu (24/1/2026).

Endang menambahkan, 75 puskesmas sisanya belum dapat menyelenggarakan CKG karena berada di wilayah yang sulit dijangkau.

“Memang masih ada beberapa puskesmas yang belum menyelenggarakan, terutama di daerah-daerah yang sangat sulit,” ujar Endang.

Lebih lanjut, partisipasi perempuan dalam program CKG tercatat sebesar 54,39 persen atau 39,58 juta orang, sementara laki-laki sebesar 45,61 persen atau 33,2 juta orang.

Maria menyebut provinsi dengan jumlah peserta CKG terbanyak adalah Jawa Tengah dengan 14,4 juta orang, disusul Jawa Timur sebanyak 13 juta dan Jawa Barat sekitar 10 juta orang.

Jika dilihat berdasarkan kelompok umur, bayi baru lahir usia dua hari menjadi peserta CKG terbanyak. Sebanyak 2,3 juta dari total 4,4 juta bayi atau sekitar 52 persen mengikuti CKG pada 2025.

Kemudian, tercatat 19,7 juta dari 48 juta anak usia sekolah dan remaja (7–17 tahun) atau sekitar 41 persen, serta 2,7 juta dari 27 juta balita dan anak usia prasekolah (1–6 tahun) atau sekitar 10 persen.

Selanjutnya, sebanyak 31 juta dari 170 juta orang dewasa usia 18–59 tahun atau 18 persen turut mengikuti CKG, serta 6 juta dari 34 juta lansia usia 60 tahun ke atas atau sekitar 18 persen.

Selain untuk masyarakat umum, pemerintah juga menyelenggarakan program CKG di sekolah, madrasah, dan pesantren.

Tercatat, sebanyak 25 juta peserta mengikuti CKG di 202.284 sekolah. Endang menegaskan program CKG akan terus berlanjut, baik untuk masyarakat umum maupun peserta didik.

“Ini akan terus ya. Di awal tahun ini pun sebetulnya di daerah-daerah sudah berjalan, CKG berjalan terus, tidak berhenti. Di sekolah juga berjalan terus,” ucap Endang.sinpo

Editor: Imantoko Kurniadi
Komentar: