Gabung Board of Peace, MPR Sebut Indonesia Jalankan Amanat UUD 1945
BeritaNasional.com - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno mendukung keputusan Indonesia bergabung Board of Peace (BOP)/Dewan Perdamaian yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Keputusan Presiden Prabowo Subianto membawa Indonesia bergabung BOP sejalan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang sejalan dengan amanat UUD 1945 untuk berperan aktif dalam upaya mewujudkan perdamaian dunia.
"Amanat Alinea Keempat Pembukaan UUD 1945 menegaskan bahwa Indonesia terlibat aktif melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Saya mendukung Presiden Prabowo yang menyampaikan bahwa bergabung dengan BOP adalah kesempatan bersejarah bagi Indonesia untuk berperan lebih aktif mewujudkan perdamaian dunia," ujar Eddy dikutip dalam siaran persnya pada Minggu (25/1/2026).
Dengan bergabung dalam BOP, Indonesia memainkan peran proaktif di panggung internasional sebagai respons kondisi geopolitik yang dinamis.
"Presiden Prabowo telah menunjukkan kepemimpinan yang aktif merespons tantangan dan dinamika geopolitik. Kami yakin ini akan memperkuat posisi Indonesia di kancah global sebagai negara yang memperjuangkan hak asasi manusia dan kedamaian dunia," ujar Eddy.
"Politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif memberikan ruang bagi Indonesia untuk terlibat dalam berbagai upaya perdamaian tanpa terikat pada blok atau kubu tertentu. Keputusan ini adalah bentuk nyata dari penerapan politik luar negeri Indonesia yang independen dan aktif dalam mencari solusi perdamaian dunia," tambah politikus PAN ini.
Dalam konteks mewujudkan perdamaian Gaza, Eddy menjelaskan bahwa bergabung dengan BOP adalah bentuk konsistensi Pemerintah Indonesia mendorong jalan keluar two state solutions untuk mewujudkan perdamaian.
"Melalui BOP ini Indonesia dapat berperan lebih aktif dalam implementasi keberpihakan terhadap Palestina dengan mendorong penghentian kekerasan, pelindungan warga sipil dan memperluas akses bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina yang berada di Gaza," kata Eddy.
"Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar dan berperan aktif dalam diplomasi internasional, Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung setiap inisiatif yang bertujuan mengurangi ketegangan dan memastikan perdamaian bagi rakyat Palestina," pungkasnya.

PERISTIWA | 13 jam yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
HUKUM | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu






