Polri Kerahkan K9 Tambahan, Perkuat Pencarian Korban Longsor Bandung Barat

Oleh: Bachtiarudin Alam
Minggu, 25 Januari 2026 | 18:49 WIB
Polri mengerahkan K9 tambahan untuk memperkuat pencarian korban longsor Bandung Barat. (Foto/Humas Polri)
Polri mengerahkan K9 tambahan untuk memperkuat pencarian korban longsor Bandung Barat. (Foto/Humas Polri)

BeritaNasional.com - Polri menerjunkan Detasemen K9 Unit SAR Direktorat Polisi Satwa Korps Sabhara Baharkam untuk memperkuat operasi pencarian korban bencana tanah longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan pengerahan tambahan Den K9 SAR merupakan wujud komitmen Polri dalam misi kemanusiaan.

“Pengerahan Den K9 SAR ini adalah bentuk nyata kehadiran negara melalui Polri dalam misi kemanusiaan,” kata Trunoyudo dalam keteranganya pada Minggu (25/1/2026).

Sebelum terjun ke lokasi bencana, 20 personel Den K9 SAR dipimpin IPTU Erasmus selaku Katim K9 menggelar apel kesiapan perbantuan bencana alam di Mako Ditpolsatwa. Mereka akan bertugas sebagai Bantuan Kendali Operasi (BKO) di bawah Polda Jawa Barat.

“Kami memastikan seluruh kekuatan dikerahkan secara maksimal, cepat, dan terukur agar seluruh korban dapat segera ditemukan dan dievakuasi,” tegasnya.

Selain itu, tim ini didukung veteriner, para handler, pelindung, dan pengemudi. Enam ekor satwa pelacak K9, yakni Walet, Ari, Rubin, Dasa, Gyra, dan Sita, memiliki keahlian pencarian korban meninggal.

Dalam mendukung mobilitas di medan bencana, tim K9 SAR dilengkapi sarana operasional berupa 1 unit truk boks dan 4 unit kendaraan ransus Navara K9 guna menjamin kecepatan, ketepatan, dan efektivitas pergerakan di medan operasi.

“Ini merupakan implementasi Transformasi Polri Presisi yang menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama,” ujarnya.

Berdasarkan data korban, BNPB hari ini telah menemukan sembilan korban jiwa. Lalu, terdapat 23 orang dilaporkan selamat dan belum ditemukan 81 jiwa. Jadi, total korban terdampak bencana tanah longsor berjumlah 113 jiwa.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: