Daging Sapi Tembus Rp150 Ribu, Pemerintah Pastikan Harga Kembali Stabil Jelang Idul Fitri
BeritaNasional.com - Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta mencatat kenaikan harga daging sapi sekitar tujuh hingga 15% di tingkat eceran dengan harga mencapai Rp150.000 per kilogram (kg).
Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta Hasudungan Sidabalok mengatakan, kenaikan harga dipicu oleh tingginya harga sapi hidup di tingkat produsen yang melampaui kesepakatan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
“Memang saat ini ada kenaikan harga daging sapi di pasar eceran sekitar 7 persen hingga 15 persen dengan harga mencapai Rp 150.000/kg. Hal ini dipicu oleh tingginya harga sapi hidup di tingkat produsen yang melampaui kesepakatan Bapanas,” terangnya di Jakarta, Selasa (27/1/2026).
Sementara itu untuk menekan harga dan menjaga daya beli masyarakat pemerintah DKI Jakarta melakukan sejumlah langkah.
Ia memastikan operasional Rumah Potong Hewan (RPH) tetap berjalan normal tanpa tambahan biaya pemeriksaan.
Selain itu, Perumda Dharma Jaya menyalurkan sapi hidup dengan harga lebih murah, yakni Rp54.000 per kg berat hidup untuk menekan harga pasar.
Pemerintah DKI Jakarta juga menyediakan daging sapi bersubsidi seharga Rp35.000 per kg bagi sekitar satu juta warga penerima manfaat.
Sementara itu, melalui program Gerakan Pasar Murah, daging sapi dijual dengan harga Rp109.000 hingga Rp139.000 per kg di berbagai lokasi.
Hasudungan mengatakan, pemerintah pusat telah menyepakati penurunan harga sapi hidup menjadi Rp55.000 per kg sejak 22 Januari 2026.
“Kami optimistis harga daging sapi di pasaran akan kembali stabil dalam waktu dekat, terutama menjelang Idul Fitri," katanya. (Antara)
GAYA HIDUP | 2 hari yang lalu
EKBIS | 2 hari yang lalu
PERISTIWA | 2 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
POLITIK | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu
EKBIS | 1 hari yang lalu
TEKNOLOGI | 1 hari yang lalu





