Update Korban Longsor Bandung Barat, Basarnas Evakuasi 47 Kantong Jenazah di Hari Keempat

Oleh: Ahda Bayhaqi
Selasa, 27 Januari 2026 | 19:27 WIB
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii saat rapat kerja. (Foto/YouTube DPR)
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii saat rapat kerja. (Foto/YouTube DPR)

BeritaNasional.com - Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan data terbaru soal korban yang telah dievakuasi dari longsor di Desa Pasirlangu, Cisarua, Bandung Barat, Jawa Barat. 

Hingga hari keempat operasi pencarian, tim SAR gabungan telah mengevakuasi 47 kantong jenazah dari lokasi longsor.

Pernyataan tersebut disampaikan Syafii di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (27/1/2026). 

Berdasarkan data terbaru yang dihimpun hingga pukul 17.30 WIB, jumlah kantong jenazah yang berhasil dievakuasi sudah diserahterimakan.

“Pelaksanaan Operasi SAR hari keempat bencana longsor yang terjadi di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasir, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Saya sampaikan per hari ini jam 17.30 WIB bahwa bodypack (kantong jenazah) yang kita temukan dari tim SAR gabungan jumlah ada 47 bodypack dan ini sudah kita serahterimakan,” ujar Syafii saat diwawancarai.

Ia menambahkan proses identifikasi terus berjalan beriringan dengan penyerahan jenazah kepada pihak keluarga. 

“Kalau tadi pagi informasi terakhir yang saya konfirmasi bahwa telah teridentifikasi 27 jenazah yang sudah diserahterimakan kepada keluarga,” lanjutnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Basarnas menjelaskan adanya penyesuaian data korban setelah dilakukan konsolidasi ulang dengan Pemerintah Daerah setempat. 

Pada hari pertama, laporan awal menyebutkan terdapat 34 kepala keluarga (KK) dengan 133 warga yang terdampak.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan dampak kerusakan yang lebih luas. Tercatat ada 35 rumah yang tersapu rata oleh material longsor.

“Namun, dalam perkembangannya, ternyata bahwa jumlah rumah yang terdampak tersapu oleh bencana ada 35 rumah dengan jumlah korban 155. Dari 155 ini, 75 dapat diselamatkan,” jelas Syafii.

Saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan penyisiran di titik-titik yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya sisa korban yang belum ditemukan. 

Operasi ini melibatkan berbagai unsur mulai dari TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat setempat guna mempercepat proses evakuasi di medan yang cukup berat.sinpo

Editor: Tarmizi Hamdi
Komentar: